Agama dan Pendidikan

SD Katolik I Santo Yohanes Tomohon Diajari Buat Tinutuan dan Kue Cucur

SD Katolik I Santo Yohanes Tomohon Diajari Buat Tinutuan dan Kue Cucur
Siswa SD Katolik I St. Yohanes Tomohon saat praktek membuat Tinutuan

Tomohon, BeritaManado.com — Ada beragam jenis kearifan lokal yang dimiliki Minahasa, mulai dari kulinernya hingga seni dan budaya daerah.

Bagi masyarakat Minahasa, Tinutuan (Bubur Manado) dan kue Cucur adalah dari sekian banyak kuliner yang sangat melegenda.

Untuk menjaga dan melestarikannya, lembaga pendidikan khususnya SD Katolik I St. Yohanes Tomohon memfasilitasi para siswa-siswi untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan dua kuliner andalan masyarakat Minahasa tersebut.

SD Katolik I Santo Yohanes Tomohon Diajari Buat Tinutuan dan Kue Cucur
Siswa SD Katolik I St. Yohanes Tomohon saat praktek membuat Kue Cucur

Kepala SD Katolik I St. Yohanes Tomohon Ervi Mandagi, kepada BeritaManado.com, Selasa (23/5/2023) mengatakan bahwa sejak dini, anak-anak perlu diajarkan memproduksi atau membuat hidangan sehari-hari, dalam hal ini Tinutuan dan kue Cucur.

Dalam rangka praktek penilaian kelulusan siswa Kelas VI, maka dilakukan pembuatan dua jenis kuliner tersebut.

“Aktivitas ini tidak semata-mata mengajarkan anak-anak untuk membuat sesuatu untuk dimakan. Namun lebih dari itu mau memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk mencintai dan melestarikan kearifan lokal Minahasa,” ungkap Mandagi.

Ditambahkannya, hal tersebut juga merupakan perwujudan dari kerja bersama dan nikmati bersama.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara