Politik dan Pemerintahan

Sarundajang: Warga Tidak Bisa Lagi Menetap di Bantaran Sungai

Gubernur Sulut S H Sarundajang saat meninjau lokasi bencana di bantaran sungai
Gubernur Sulut S H Sarundajang saat meninjau lokasi bencana di bantaran sungai

Manado – Gubernur Sulawesi Utara Dr S H Sarundajang mengatakan bahwa menindaklanjuti rencana pembangunan bantaran sungai yang saat ini dijadikan pemukiman warga akan direlokasi ditempat yang layak yang nantinya akan disediakan oleh pemerintah. Sarundajang menegaskan agar   warga yang bermukim di bantaran sungai tidak bisa lagi menetap di tempat tersebut.

“Warga yang bermukim di bantaran sungai tidak bisa lagi menetap disana. Hal itu juga yang diperintahkan Bapak Wakil Presiden ketika mengunjungi daerah ini beberapa waktu lalu,” ujar mantan Walikota Bitung ini kepada para wartawan.

Gubernur Sulut S H Sarundajang saat memantau lokasi bencana di Kota Manado
Gubernur Sulut S H Sarundajang saat memantau lokasi bencana di Kota Manado

Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan rumah susun untuk warga yang tingal di bantaran sungai.

ADVERTISEMENT

“Mudah-mudahan paling lambat bulan depan sudah bisa kita mulai pembangunannya tergantung penyiapan lahan oleh Pemkot Manado. Warga yang nantinya akan menempati rumah susun tersebut diprioritaskan bagi para korban dan diberikan secara gratis”, ujar Gubernur pilihan pertama masyarakat Sulut tersebut.

Sarundajang mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dan terlibat dalam kegiatan “Manado Bangkit”.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado saya mengampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi Gerakan Manado Bangkit.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut sampai Kota Manado benar-benar pulih, karena menurutnya, berbicara tentang recovery pasca bencana tidak hanya dalam waktu yang singkat.

“Mudah-mudahan ada pihak-pihak lain juga yang dapat melaksanakan atau menggagas aksi seperti ini”, kata Ketua Umum AIPI.