MANADO – Pusat belanja di Kota Manado, Sulawesi Utara, dipadati pengunjung pada lima hari atau H-5 menjelang Natal 25 Desember 2011.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Sulut Sanny Parengkuan di Manado, mengatakan, peningkatan tajam pengunjung pusat belanja terasa mulai pekan ini.
“Sejak awal pekan menjelang Natal, masyarakat dari desa-desa di kabupaten/kota sekitar Manado mulai berbondong-bondong menyerbu pusat belanja di Kota Manado, yang paling dominan dibeli adalah produk sandang,” kata Sanny, Selasa (20/12).
Sanny mengatakan, sudah menjadi kebiasan warga Manado dan sekitarnya memborong produk pakaian, sepatu, serta produk sandang lainnya setiap menjelang Natal, karena itu pusat belanja yang menjual produk tersebut diserbu masyarakat.
“Pusat belanja setiap jelang Natal menawarkan pakaian dengan mode baru, karena itu masyarakat dari desa terpencil sekalipun datang di Manado untuk membeli bahan kebutuhan rumah tangga tersebut,” kata Sanny.
Kalau produk pangan, kata Sanny, biasanya dapat dipenuhi masyarakat di toko penjual di masing-masing daerah, namun untuk pakaian, mode terbaru hanya ada pada pedagang di Kota Manado, karena itu masyarakat mulai menyerbu di ibukota provinsi tersebut.
Menyusul membludaknya masyarakat Manado dan daerah sekitarnya untuk berbelanja di Kota Manado, terjadi kemacetan arus lalu lintas terutama jalan-jalan utama yang mengarah ke pusat Kota Manado.
Jalan Boulevard, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Piere Tendean dan Jalan Arnold Mononutu yang merupakan empat jalan akses ke pusat Kota Manado terjadi antrean kendaraan terutama mulai sore hari hingga malam.(del)
