
Tondano, BeritaManado.com — Perjalanan kepemimpinan Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi sejak dilantik pada 25 September 2018 lalu kini sudah berusia 6 bulan.
Ibadah syukur dalam rangka mensyukuri berkat Tuhan tersebut juga dirangkaikan dengan tatap muka dengan para pemimpin agama se-Kabupaten Minahasa sekaligus penyaluran insentif tahap I kepada para pemimpin agama, Kamis (4/4/2019) di Gedung Wale Ne Tou Tondano.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina MTh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa Pdt Evert Tangel STh, MPdK yang juga selaku Sekretaris Umum BPMS GMIM, Ketua Komisi Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM Dra Adriana Dondokambey MSi yang juga selaku Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa dan para Pimpinan umat lintas Agama yang ada di Kabupaten Minahasa.
Ketua FKUB Kabupaten Minahasa Pdt Evert Tangel, dalam laporannya mengatakan bersyukur bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa tetap berkomitmen memberikan insentif kepada para pemimpin gereja dan agama yang pada saat ini akan direalisasikan melalui pemberian insentif tahap I untuk bulan januari, februari dan Maret.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan khususnya Pemerintah Kabupaten Minahasa yang terus memberi perhatian bagi kesejahteraan para pimpinan agama,” katanya.
Semetnara itu, Bupati Royke Roring juga menyampaikan beberapa capaian program unggulan yang telah dijalankan dalam kurun waktu enam bulan kepemimpinan, diantaranya pemberian insentif kepada para pemimpin agama dengan jumlah 883 orang.
Selain itu, ada juga jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk tokoh agama di Sulut, BPJS Kesehatan yang sudah menjangkau 100% kepada masyarakat Minahasa, tri wulan pertama pemberian dana duka Rp. 2.500.000 kepada 1.010 keluarga, bantuan kepada 124 rumah ibadah di tahun 2019, menaikkan honor perangkat desa/kelurahan, menaikkan honor guru sebesar 300%, pemberian bantuan seragam sekolah, cepat dan tas sekolah kepada 11.000 siswa yang akan masuk sekolah kelas 1 SD dan Kelas 7 SMP.
“Ini semua tercapai berkat sinergitas antara program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk kesejahteraan masyarakat. Ini juga bukti bahwa kepercayaan masyarakat Minahasa untuk kepemimpinan kami sudah dan sedang dilaksanakan melalui implementasi visi, misi dan program RR-RD,” ungkap Roring. (Frangki Wullur)
