COVID19

Puluhan Nakes yang telah Divaksin Wafat, Epidemiolog Usul Beri Dosis Ketiga

“Kita sudah melihat banyak nakes yang terinfeksi, tapi dengan adanya vaksin maka memberikan perlindungan sehingga dampak berat atau kematian bisa ditekan seminimal mungkin,” katanya.

Efektivitas Sinovac dipertanyakan setelah lebih dari 300 tenaga kesehatan di Kudus, Jawa Tengah terinfeksi virus corona.

Dari jumlah tersebut, data hingga 12 Juni 2021, 277 tenaga kesehatan dalam perawatan isolasi mandiri, dan 193 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

‘Antibodi saya tidak meningkat’

Seorang dokter spesialis paru-paru di Jakarta, yang tidak bersedia disebutkan namanya, menceritakan, bahwa vaksin Sinovac yang diterimanya bulan lalu tidak berdampak pada peningkatan antibodi dalam tubuhnya.

“Saya sudah divaksin Sinovac dua kali bulan lalu. Antibodi saya reaktif dengan hasil 1.61 u/ml. Tidak berdampak apa-apa. Vaksin ini tidak membentuk antibodi dalam tubuh saya,” katanya kepada BBC News Indonesia.

Sepenting apakah kehalalan bagi program vaksinasi Covid-19?

Pejabat China akui kemanjuran vaksin buatan lokal rendah, lalu tarik kembali pernyataannya

Ia mengatakan, hasil reaktif kemungkinan disebabkan dua hal, satu karena dibentuk oleh antibodi saat ia terpapar Covid beberapa waktu lalu atau efek kecil dari vaksin.

“Tapi antibodi itu seperti tidak ada karena kecil sekali. Teman saya hasilnya ada yang 200 dan saya hanya 1.61,” katanya.

Hasil tersebut ia dapat setelah melakukan uji imuno serologi anti SARS-CoV-2 Kuantitatif di laboratorium beberapa waktu lalu. Menurutnya, nilai batas konsenterasi untuk plasma konvalesen adalah 132u/ml.

Hingga kini, ia masih terus berpraktik dan bekerja melayani pasien Covid-19 dan penyakit paru-paru lainnya.

Bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal

Berdasarkan data Tim Mitigasi IDI — laporan dari organisasi profesi kedokteran — terdapat 949 tenaga kesehatan yang wafat akibat Covid-19 selama pandemi.

Rincianya, sejak Maret 2020 hingga 26 Juni 2021, yaitu 401 dokter umum dan spesialis, 43 dokter gigi, 315 perawat, 150 bidan, 15 apoteker, dan 25 tenaga laboratorium medik.

Kemudian, terdapat hampir seribu tenaga kesehatan yang sedang menjalani isolasi mandiri hingga perawatan intesif.

Untuk dokter sendiri, setelah program vaksinasi dilakukan, terdapat 88 dokter yang meninggal.

Detailnya, 20 dokter telah menerima vaksin (10 orang dari Februari 2021-Mei 2021, dan 10 orang pada Juni 2021), 35 dokter belum divaksin, dan 33 dokter mash dalam konfirmasi.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara