Politik dan Pemerintahan

Prihatin Banjir Manado, Komisi III Langsung Turun Lapangan

Prihatin Banjir Manado, Komisi III Langsung Turun Lapangan
Komisi III DPRD Manado menemui warga yang terkena dampak banjir di kelurahan Lawangirung lingkungan I.

Manado — Komisi III DPRD Manado turun lapangan (turlap), melihat langsung wilayah yang berdampak banjir di tiga tempat, Jumat (3/1/2020).

Personil komisi III diantaranya Jurani Rurubua, Lucky Datau, Jean Sumilat dan ketua Ronny Makawata meninjau drainase di kelurahan Pinaesaan lingkungan 3, kelurahan Lawangirung lingkungan 1, dan kelurahan Tikala Kumaraka lingkungan 5.

Ronny Makawata kepada BeritaManado.com, mengatakan tujuan turlap untuk melihat keadaan warga pasca hujan deras kemarin (2/1/2020) yang menyebabkan beberapa tempat mengalami banjir.

Prihatin Banjir Manado, Komisi III Langsung Turun Lapangan
Wakil rakyat melihat langsung penyebab terjadinya banjir karena penyumbatan sampah dalam saluran.

“Kami turun lapangan untuk melihat langsung keadaan warga dan apa penyebabnya sehingga tempat tersebut bisa berdampak banjir,” kata Ronny Makawata.

Ditambahkannya, menjelang Januari-Februari mengantisipasi curah hujan yang tinggi, perlu dilakukan tindakan antisipasi.

“Mengantisipasi curah hujan yang tinggi di Januari-Februari ini maka perlu ada tindakan yang bisa mencegah atau mengurangi potensi terjadinya banjir di tempat yang rawan banjir,” ujar Makawata.

Menurutnya penanganan serius harus dilaksanakan sesegera mungkin sebelum adanya korban.

Prihatin Banjir Manado, Komisi III Langsung Turun Lapangan
Jurani Rurubua anggota DPRD Manado prihatin dengan drainase yang sudah tertimbun sampah di Tikala Kumaraka lingkugan V.

“Saya imbau pemerintah kota Manado harus ada tindakan secepat mungkin, jangan menunggu korban, baik korban jiwa ataupun korban materi,” ungkapnya.

Makawata berharap agar ada upaya pengerukan ataupun pembersihan drainase/saluran air dari penumpukkan  sampah maupun lumpur.

“Kalau dilihat penyebab meluapnya air yang terjadi di daerah Lawangirung dan Tikala Kumaraka ini karena ada penyumbatan dalam saluran, jadi solusinya untuk sekarang harus dilakukan pengerukan dan pembersihan sampah yang sudah menumpuk, yang menyebabkan saluran atau sungai mendangkal, sehingga volume menjadi kecil,” tuturnya.

Untuk itu legislator PDIP ini berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya berharap masyarakat juga untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan kepada pemerintah kota Manado khususnya kepala lingkungan agar jangan terlalu lama mengangkut sampah dari rumah warga,” tandas Ronny Makawata.

(BennyManoppo)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara