
Langowan – Palang Merah Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) memperjualbelikan darah manusia. Itulah anggapan sebagian masyarakat awam hingga saat ini. Pasalnya, meski bergerak di bidang kemanusiaan, tetap saja masyarakat miskin harus mengeluarkan uang jika membutuhkan darah.
“Jika PMI Sulut mendapatkan dukungan dana dari pemerintah ataupun dunia, seharusnya transfusi darah gratis khusus bagi rakyat miskin atau setidaknya tidak seperti saat ini harganya. Kalau Cuma biaya administrasi semua orang pasti memakluminya,” ungkap Rommy, warga Langowan.
Ditambahkannya, sebaiknya PMI bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan donasi darah yang dibutuhkan. Kalaupun ada persyaratan, silahkan publikasikan supaya masyarakat mengetahuinya.
Terkait hal tersebut, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi dari pihak PMI Sulut. (Frangki Wullur)
