
Kuala Lumpur, BeritaManado.com – Kelompok BRICS semakin menunjukkan tajinya sebagai kekuatan yang kokoh dan berprinsip.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, melihat ini sebagai peluang emas untuk menciptakan tatanan internasional yang lebih seimbang dan adil bagi semua.
Menurut PM Anwar, sudah saatnya organisasi-organisasi internasional yang ada sekarang berbenah diri.
Mereka harus mampu mencerminkan realitas global yang terus bergerak dan benar-benar mendengarkan aspirasi negara-negara berkembang.
“Saya mendesak adanya perombakan besar-besaran di lembaga-lembaga global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),” tegas Anwar, dikutip Senin (7/7/2025).
Ia menambahkan, institusi-institusi ini seharusnya lebih relevan dengan kebutuhan negara berkembang saat ini, bukan justru terjebak dalam struktur usang peninggalan pasca-Perang Dunia II.
Saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 di Brasil, Anwar juga menyoroti pentingnya penguatan kerja sama ekonomi.
Bukan hanya di antara negara anggota BRICS sendiri, tapi juga dengan kelompok regional lain seperti Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
“Anggota BRICS dan ASEAN wajib terus mempererat kerja sama strategis kita,” ujarnya.
Ini juga menyerukan peningkatan perdagangan dan investasi lintas kawasan, demi kepentingan bersama negara-negara berkembang.
(sumber:xinhuanews)
