Bisnis dan Ekonomi

PLN Lalukan Berbagai Pekerjaan Besar dari Hulu ke Hilir

Untuk menuju energi hijau, menurutnya mesti ada langkah substitusi, konversi energi primer posil hingga memperbesar porsi bauran EBT.

“Sekarang ini kita melihat bahwa teknologi fotovoltaik maju demikian pesat. Kita berharap PLTS Atap, rooptop ini bisa kita dorong cepat,” ujar Arifin.

Lebih jauh ia memberi contoh bagaimana Vietnam yang saat ini sudah memanfaatkan rooptop menghasilkan energi sebesar 17 GW dalam dua tahun terakhir.

Sampai 2020 kemarin negara itu menurutnya bisa menyelesaikan 9 GW sementara di Indonesia masih sekitar 100 MW.

“Ini yang akan jadi fokus kita, bagaimana kita bisa mengakselerasi ini untuk meningkatkan bauran kita,” ucap Arifin.

Secara umum untuk strategi jangka panjang sektor energi menuju Netral Karbon 2060, Arifin menyebutkan akan dilakukan akselerasi pada 2040 mendatang.

Selanjutnya melakukan pengembangan EBT secara massif baik dari pembangkit listrik tenaga surya hingga pembangkit panas bumi, termasuk skala kecil.

Selanjutnya akan dilakukan pengembangan interkoneksi transmisi dan smart grid hingga pengurangan energi fosil dan pemanfaatan teknologi CSS (Carbon Capture and Storage) dan CCUS.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara