Berita Utama

Sesumbar Hadirkan 100 Ribu Massa Tidak Terbukti

Sesumbar Hadirkan 100 Ribu Massa Tidak Terbukti
Massa JWS – IvanSa ketika mendengarkan orasi. Jumlahnya tidak sesuai yang digembar-gemborkan

Tondano – Sesumbar untuk menghadirkan 100 ribu massa pada kampanye terakhir pasangan Jantje Wowiling Sajow – Ivan Sarundajang (JWS – IvanSa) di lapangan Sam Ratulangi Tondano sebagaimana diberitakan salah-satu media cetak di Manado, tidak terbukti.

Pantauan beritamando, Kamis (6/12) sore di lokasi kampanye lapangan Sam Ratulangi Tondano, tampak massa pendukung pasangan yang didukung PDI-Perjuangan ini tidaklah sebanyak yang digembar-gemborkan.

Meski demikian kampanye yang menghadirkan langsung Bendahara Umum PDI-Perjuangan Olly Dondokambey cukup memberikan kepuasan bagi kader dan simpatisan JWS-IvanSa. “Kami senang bisa mengikuti kampanye ini, apalagi pak Olly juga ikut menyampaikan orasi,” tutur oma Ana yang mengaku datang dari Desa Tolok, Kecamatan Tompaso.

Namun begitu pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka turut berkomentar terkait klaim ataupun opini untuk menghadirkan massa sebanyak mungkin. Mantan aktifis UGM ini menyarankan agar klaim menghadirkan jumlah massa harus dapat disampaikan secara wajar.

“Sebenarnya secara politik klaim seperti itu sah-sah saja. Namun sebaiknya juga klaim harus berdasarkan logika. Misalnya, apakah kita sanggup menghadirkan 100 ribu massa dari sekitar 250 ribu jumlah pemilih di Pilkada Minahasa? Tentu klaim yang logis merupakan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat,” tukas Tumbelaka. (Jerry)

 

23 tanggapan untuk “Sesumbar Hadirkan 100 Ribu Massa Tidak Terbukti”

  1. io doe, co bayangkan 150ribu orang ado banyak skali itu eh, samua calon bilang rata2 menghadirkan 100rb orang, mmg ini wartawan2 ada hitung so? cuma sto ada tebak2, mungkin sto kwa 10ribu orang drg simpulkan 150rb. kalo si bagitu banya …….. so nda maso kerja dang orang2 dgn so nda piskola samua. Samua calon nda ada tu betul dgn samua media so sama dgn dp calon2. Masyarakat jadi korban pembohongan calon2 dan media2. Apa kwa selama ini drg da kaseh dgn beking? dorang cuma bae2 waktu bacalon, serta so nda bacalon so jadi pelit2 dgn sombong2

  2. Jang katu bagitu.. Mungkin orang gode dorang hitung 2, orang gode skali dorang hitung 3… Ele kuda bendi dorang hitung lei katu.. Hahahahaha

  3. Manado Post Cs ……… sucks! Dorang kalu tulis soal xenia-avanza pasti salalu over calculated ‘n estimated…. qta lia ini sadiki ley xenia-avanza mo plaka di bok!

  4. Semua sama saja, tole bilang ‘bakaca kwa’. Netralitas dan harga diri sdh digadai dengan uang. termasuk beberapa komentator yg karena trlalu fanatik sehinggan memutar balikkan fakta. (maaf utk komentator yg jujur/netral). sebaiknya klo tdk tau fakta lapangan ‘keep silent’ jo alias jgn ba karlota. Doakan jo spy pemimpin nanti betul2 dari Tuhan utk membuat rakyat sejahtera.

  5. Cuma orang bodoh yang percaya kalau yang hadir 100 .000 s/d 150.000 Orang pake logika joh … torang musti maklum karena manado post cuma tau yang calon jws ivansa nda ada laeng… tapi sayang koran sebesar manado pos tidak mampu memberitakan berapa peserta kampanye jws ivansa yang dari Tomohon,Manado dan Minsel…..

  6. Saya juga ikut prihatin dengan pergeseran tugas dan fungsi media di sulawesi utara. Media saat ini lebih mengejar profit daripada informasi yang dibutuhkan masyarakat walaupun jelas-jelas berita yang disajikan “bohong” tapi tetap saja disugukan.

  7. Sangat disesalkan kalo media so seperti ini (setuju dgn pengamat)…. Masyarakat jadi korban informasi.. Ntau media mana tu butul… Ingat media alat kontrol pemerintah, bukan pemerintah yg kontrol media… #miris

  8. manado post so jadi antek penguasa sulut skrng. talalu banya pembohongan publik. so nda independen dg subjektif ba kse brita. kse bodok rakyat trussssss

  9. kenyataan di lapangan memang cuma sadiki jws, kakas saja cuma 6 oto yg lalu cnr .126 oto yg pigi,

  10. Nintau mana tu betul di Manado Post bilang komang sampe 150000 orang yang hadir. Memang bagini no dp jadi kalo media2 so memihak … so nda ada di Manado Media yang netral .. samua ada dp gaco … tentu sesuai bayaran stow

  11. Jgn sombong hai timses jws ivansa, so terbukti bahwa yg terbanyak datang kampanye cuma pendukung cnr djt

  12. kse blajar politik santun kw pa rakyat minahasa. jangan cuma banyak deng pembohongan publik.

  13. Nanti akan dibuktikan pada tgl 12 nanti”hitam kulit,keriting rambut,apalagi tole dan keke minahasa pasti merah darahku”..JWS – IVANSA.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara