Lainnya

Pihak Manajemen KM Barcelona V Tunjukkan Tanggung Jawab Kemanusiaan Usai Insiden Kebakaran Tragis

Pihak Manajemen KM Barcelona V Tunjukkan Tanggung Jawab Kemanusiaan Usai Insiden Kebakaran Tragis
Pihak Manajemen KM Barcelona V Tunjukkan Tanggung Jawab Kemanusiaan Usai Insiden Kebakaran Tragis

Manado, BeritaManado.com – Tragedi kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona V yang terjadi di perairan Talise, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7/2025), meninggalkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat. 

Namun di tengah kabut kesedihan, secercah empati dan tanggung jawab moral ditunjukkan oleh pihak manajemen Barcelona Grup.

Tak menutup mata terhadap penderitaan para korban, pihak Barcelona Grup langsung bergerak cepat memberikan pertolongan nyata kepada seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.

Ridwan Falugah humas PT Surya Pacific Indonesia (SPI) menyampaikan bahwa pihaknya mengambil alih seluruh proses pemulangan jenazah korban kebakaran, mulai dari pengurusan administrasi, peti jenazah, hingga proses pemakaman di kampung halaman masing-masing.

“Ini adalah bagian dari rasa tanggung jawab kami secara kemanusiaan. Mereka adalah penumpang kami, dan kami akan pastikan keluarga tidak terbebani secara finansial di tengah duka mereka,” tegas Ridwan kepada wartawan di Manado.

Santunan pun diberikan kepada keluarga korban yang meninggal dunia sebagai bentuk kepedulian serta penghormatan terakhir dari pihak manajemen.

Tak hanya berhenti pada korban yang meninggal, para korban selamat pun menjadi perhatian serius manajemen. Mereka yang kehilangan harta benda dalam peristiwa tragis tersebut tetap diberikan santunan dan asuransi sesuai ketentuan.

“Kami paham, meski mereka selamat, namun luka batin dan kerugian material sangat besar. Karenanya kami akan pastikan mereka tetap menerima bantuan berupa asuransi yang memang menjadi hak mereka sebagai penumpang resmi,” ujar Ridwan.

Langkah ini pun menuai apresiasi dari berbagai pihak, termasuk keluarga korban dan masyarakat luas, karena menunjukkan bahwa pihak perusahaan tidak lepas tangan dalam menghadapi tragedi ini.

Selain bantuan kemanusiaan, Barcelona Grup juga mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh operasional armada kapal mereka. 

Langkah-langkah preventif dan perbaikan sistem keselamatan akan menjadi fokus utama untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Di sisi lain, publik kini menaruh harapan besar kepada pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk menjalankan proses investigasi secara transparan, menyeluruh, dan profesional.

“Kami meminta agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada kelalaian teknis, namun juga membuka kemungkinan lain yang lebih luas,” tegas ketua AMsatu Charles Talumingan.

(Jhonli Kaletuang)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara