
Manado – Antrean panjang masih tetap terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kota Manado. Warga berharap Pertamina sebagai perusahaan pengelolah bahan bakar bisa menambah pasokan bahan bakar minyak(BBM) khususnya premium dan solar
David warga Tanjung Batu menuturkan, ia setiap kali akan mengisi BBM jenis bensin di SPBU selalu melihat antrean panjang. “Ini harus ada perhatian dari pemerintah dan pertamina supaya tidak ada antrean seperti ini,” tukas karyawan swasta ini.
Ia mengatakan ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk antre dan ia menilai waktunya seperti terbuang percuma. padahal menurutnya ia selalu meminta izin kepada kantor tempat bekerjanya untuk mengisi bensin beberapa menit saja/
Sementara itu seorang sopir Jurusan kembang, Opo kepada wartawan menuturkan ia menduga sudah ada permainan sehingga bensi seulit sekali didapat. “Saya akhirnya harus berli kepada pengecer, daripada antre sampai berjam-jam,” tandas pria dua anak ini.
Padahal menurutnya harga di pengecer sudah naik sekitar 20 sampai 30 persen dan hal ini sangat memberatkan dirinya. “kami meminta pemerintah supaya bisa mnyelesaikan persolan ini,” katanya lagi.
membeli pertamax ataupun premium bersubsidi yang dijual para pengecer.
Saat dimintai tanggapannya Sales Area Manager BBM Retail Pertamina Manado, Irwansyah menuturkan, Pertamina sengaja mengendalikan penjualan BBM baik premium maupun solar ke SPBU. Sebab, permintaan masyarakat saat dianggap masih relatif normal.
“Kita menyuplai sesuai angka kebutuhan normal, hal ini dilakukan sehingga ketika terjadi lonjakan permintaan cukup tajam, Pertamina punya stok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Irwansyah.(ceci)
