KOTAMOBAGU – Pelaksanaan penilaian Adipura tahap satu berakhir pada Sabtu (3/12) akhir pekan lalu. Terhitung selama dua hari, tim penilai yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumapapua, BLH Provinsi, unsur akademisi dan unsur LSM, berada di Kota Kotamobagu untuk melakukan penilaian ke hampir semua wilayah, dan penilaian pada hari kedua difokuskan pada Puskesmas, kantor SKPD dan sekolah-sekolah.
“Tim yang datang kali ini adalah juga tim penilai sebelumnya,” ujar Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, Drs Ramlan Tegema, Senin (5/12).
Ia menambahkan juga, bahwa “hasilnya akan disampaikan secara resmi kepada Pemkot awal tahun depan. Tetapi dari bincang-bincang dengan mereka selama dua hari ini, mereka akui bahwa secara umum tingkat kebersihan sudah baik, juga menyangkut ruang terbuka hijau telah memiliki peningkatan dari sebelumnya,” tambahnya.
Lanjut Tegema, “namun masih terdapat beberapa kekurangan seperti penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, juga soal pengomposan dan sedimen di beberapa titik drainase, butuh perhatian serius untuk ditangani.”
“Apa yang kita saksikan hari ini merupakan usaha dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat, para camat, lurah/sangadi, hingga aparat di tingkat RT yang bersama – sama warganya mendukung program Adipura. Upaya dan kerja keras ini bisa memudahkan kita membawa pulang piala Adipura di kota Kotamobagu,” tandas Tegema.
Ditanyakan soal penilaian tahap II, Tegema mengatakan bahwa “masih ada penilaian tahap dua (P.2) yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei 2012,” tutupnya. (zumi)

