Kota Manado

Pemkot Harus Tinjau Ulang Pembangunan Siloam Hospital

MANADO – Proses pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Manado yaitu  Siloam Hospital Manado yang bertempat di pusat kota, eks Matahari Departemen Store, kompleks pertokoaan depan Dandren 131 Santiago, dianggap tidak layak ketika dikorelasikan dengan konsep pembangunan kota Manado.

Noviati, MURP pakar Tataruang Kota kepada beritamanado menyampaikan, bahwa pemerintah perlu meninjau kembali pembangunan Hospital Siloam yang sementara dalam proses pembangunan.

“Pemerintah kota Manado seharusnya mempunyai master plan pembangunan per kawasan, sehingga nantinya proses pengembangan pembangunan tidak tumpang tindih. Sebab jelas-jelas di sebagian lahan tersebut adalah lahan pertokoan,” paparnya, pagi tadi.

Maka menurut Noviati, “saya selalu memberi masukan kepada pemerintah
kota bahwa proses pembangunan kota harus direncanakan sampai 20 tahun kedepan. Nah, kalau seperti ini maka jangan sampai pemkot hanya mempunyai perencanan kota satu atau tiga tahun kedepan,” tegasnya. (gn)

4 tanggapan untuk “Pemkot Harus Tinjau Ulang Pembangunan Siloam Hospital”

  1. bekin saja di disekitar kompleks ring road…tempat luas…alamnya indah..masih bersih..tenang,,kurang polusi.. penataan ruang bisa efficien praktis sesuai fungsi..pengolahan limbah bisa diatur efficient..tempat parkir bisa ditata…pertamanan bisa lebih teratur dan indah..ya semuanya terencana..teratur.. rapih.. menurut fungsinya….namanya saja taraf international.

  2. keberadaan RS tersebut memang di butuhkan masyarakat tapi apa lokasinya sudah tepat..?
    -RS masuk dalam kategori penghasil Produksi Limbah Yang Sangat Berbahaya, mau di kemanakan limbah yang di hasilkan, mau di buang ke laut? atau gedung tersebut suda punya instalasi pengelolaan limbah sendiri..?
    RS sebagai tempat untuk merawat/mengobaio orang2 yang sakit, seyogyanya harus berada pada wilayah yang tingkat kebisingannya rendah untuk membantu proses perawatan/penyembuhan pasiennya, apakah di lokasi tersebuttingkat kebisingannya rendah atau bangunan tersebut dilengkapi dengan teknoligi kedap suara yang tinggi sehingga kebisingan mesin, klakson & pengunjung pertokoan di sekitarnya bisa di redam..?
    -Secara aksesibilitas lokasi tersebut mudah untuk di jangkau, tapi apa sudah di pertimbangkan bagaimana dengan kemacetan yang sering terjadi di sekitar lokasinya, bagaimana dengan akses mobil ambulance nantinya kalau di sekitarnya sering terjadi kemacetan..?

    itu baru sedikit dari berbagai aspek yang bisa kita lihat dengan pendekatan logika sederhana tanpa menggunakan dalil RTRW kota manado atau dokumen perencanaan yang ada..

    & yang terpenting adalah jangan samapi pemangunan RS di lokasi tersebut akan mengakibatkan konflik keruangan..

  3. btw kita stuju pa Noviati karena :

    1. Limbah Rumah Sakit itu sangat berbahaya. lebe baik relokasi ke daerah luar kota manado. limbah Rumah sakit + Limbah Meha Mas … mo buang ka Laut samua? … ANcurrrr BUNAKEN.
    2. Menambah Kemacetan Kota.
    3. Sangat tidak tepat membangun RS di tengah2 Pertokoan.

    Tapi kita Setuju ada RS Siloam di Manado. karena akan menyerap tenaga Kerja daerah (Mudah2an). tapi jangan salah sob, RS Siloam di Jakarta terkenal bagus dan SANGAT MAHAL!
    Mudah2an di Manado, tidak semahal Jakarta.

  4. Pakar Tata Ruang apa lei ini. Kalo Lippo Group jadi bangun RS Siloam di Manado, maka banyak orang2 Manado yang nyandak mau so nyandak usah datang2 di RS Siloam Jakarta. Siloan itu akan serap tenaga kerja di SULUT, teknologi terbaru di RS akan ada di Manado sesuai dengan rencana SULUT sbg pintu internasional, Siloam itu dorang pe semboyan lei pelayanan masyarakat umum jadi musti didukung, dll. Ini musti didukung bukang ditolak.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara