
Manado, BeritaManado.com– Empat tikaman dengan senjata tajam menewaskan seorang petani bernama Victor Uwu (34) warga Perum Tamara Mapanget Raya Kelurahan Mapanget Barat Lingkungan VIll, Kecamatan
Mapanget Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.
Kasus pembunuhan ini terjadi di Kelurahan Mapanget Barat, Kota Manado, Minggu (3/9/2023).sekitar pukul 22.00 WITA.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Pelaku berinisial N alias Nol (23) warga yang sama dengan korban. Pelaku sendiri berhasil kami amankan,” ungkap Kompol Sugeng, Senin (4/9/2023).
Menurut pihak Kepolisian motif pelaku menghabisi korban akibat balas dendam, dan sudah dalam pengaruh minuman keras (miras).
“Pelaku dalam keadaan mabuk dan merasa sakit hati dan membalas perbuatan korban yang awalnya memukuli pelaku,” jelas Kompol Sugeng.

Diketahui pelaku awalnya memang sudah membawa pisau badik yang disembunyikan di balik bajunya.
“Kemudian pelaku menikam menggunakan pisau badik tersebut yang membuat korban mengalami luka tikaman dan akhimya meninggal dunia,” ujar Kompol Sugeng.
Kronologi kejadian bermula korban bersama rekannya mendatangi pelaku bermaksud menanyakan permasalahan rekanya kepada pelaku.
“Pada saat itu pelaku mengeluarkan tangannya dari balik baju dan mengangkat kedua langannya dan korban langsung memukuli wajah pelaku secara berulang kali,” beber Kompol Sugeng.
Akibat pukulan dari korban, pelaku masuk ke selokan. Kemudian korban menginjak – injak pelaku di dalam selokan.
“Sesaat kemudian pelaku bangun dari dalam selokan dan berjalan ke arah belakang korban dan pada saat pelaku berada di belakang korban, tiba – tiba pelaku mencabut senjata tajam dan menikam korban sebanyak empat kali,” ungkap Kompol Sugeng.
Terkait barang bukti sajam yang digunakan pelaku, kini dalam pencarian pihak kepolisian.
“Pelaku kami ancaman dengan Pasal 338 KUHP, ancaman pidananya penjara paling lama 15 tahun,” tandas Kompol Sugeng.
Diketahui kasus ini kini dalam penyidikan lebih lanjut oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Manado.
Deidy Wuisan
