
Manado – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar modern dan tradisional Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) masih tinggi pada lima hari setelah Idul Fitri 1433 Hijriyah. Seperti pantauan di pasar tradisional Bersehati, Pinasungkulan dan swalayan di pusat kota Manado, Jumat, harga kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir dan telur yang naik sejak sebulan lalu belum bergerak turun.
Gula pasir masih dijual dengan harga Rp12.400-Rp12.900 perkilogram di pasar tradisional dan modern, dan belum turun hingga akhir pekan ini. “Untuk beras jenis superwin kami jual dengan harga Rp10.700 sampai Rp11.000 perkilogram, harga tersebut sama sejak awal bulan ini, dan belum mengalami perubahan, apakah naik atau turun,” kata Helly, salah satu pramuniaga di pasar swalayan jalan Samratulangi.
Menurut Helly, meskipun harga beras berada di kisaran Rp10.700-11.00 perkilogram, tetapi tetap dibeli masyarakat, sebab kualitasnya bagus sehingga tak mengecewakan pelanggan. “Kalau untuk telur masih kami jual dengan harga Rp1.300 per butir, itu jika dibeli tanpa kemasan, jika dengan kemasan menjadi Rp13.750 untuk 10 butirnya,” tutur Helly.
Di pasar tradisional, harga beras masih bervariasi, di Pasar Pinasungkulan Karombasan dan Bersehati superwin dijual antara kisaran Rp9.500-10.500 perkilogram, dan PL dengan harga Rp8.500-Rp9.00 perkilogram. Salah satu pedagang di pasar tradisional Bersehati bernama Aminah mengatakan, beras dijual dengan harga bervariasi, dan dalam dua hari terakhir dibeli dalam jumlah besar.(niel)
