Manado – Tertundanya pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) KNPI Sulawesi Utara di Hotel Sintesa Peninsula, Jumat (18/9/2015) tadi malam, mengakibatkan isu miring dan ungkapan kekecewaan dari banyak pihak tak hentinya dilontarkan kepada panitia pelaksana.
Pelaksanaan yang dinilai terburu-buru dikabarkan menjadi penyebab utama dari ketidakpastian yang terjadi semalam. Hal itu pun berimbas pada tidak adanya ijin dari kepolisian (Polda) untuk kegiatan kepemudaan prestisius ini.
“Sepertinya panitia buru-buru hingga untuk ijin dari Polda saja tidak ada. Katanya kemarin diurus tapi hingga pukul 23.00 WITA kemarin ijin itu tidak ada. Kemungkinan besar karena terburu-buru itu tadi.
Entah ada maksud apa sampai kegiatan seperti ini dilaksanakan dengan buru-buru. Kepada panitia pelaksana harusnya dapat melaksanakan kegiatan dengan baik”, ujar Ketua GSKI Sulut, Sandy Lantang kepada BeritaManado.com, Sabtu (19/9/2015).
Meski banyak peserta yang kecewa tapi kesiapan pihak kepolisian yang siaga di lokasi kegiatan mendapat penghargaan tersendiri.
“Kami memberikan apresiasi kepada pihak Polda karena meskipun hingga pukul 23.00 WITA tadi malam belum mendapat ijin tapi pihak kepolisian tetap siaga menjaga keamanan di lokasi pelaksanaan Musprov di Sintesa Peninsula Hotel. Bahkan dimata kami, terkesan pihak kepolisian jauh lebih siap dibandingkan dengan panitia pelaksana,” tambahnya.
Tidak adanya kejelasan dan koordinasi dari pihak penyelenggara kepada peserta membuat Musprov gagal dilaksanakan semalam dan ditunda tanpa adanya kepastian waktu.
“Karena kurangnya koordinasi maka jadilah hajatan pemuda Sulut ini ditunda bahkan tidak ada kepastiannya. Tadi malam karena tidak ada kejelasan, sudah banyak peserta yang pulang”, tandasnya. (srisuryapertama)

Inilah contoh kader KNPI, OKP/I termasuk diantaranya 3 ketua DPD II yg coba” melawan ketua Jackson Kumaat tanpa ‘menghitung dengan cermat’. Maka yang ada salah satu kandidat yang ‘ambitu’ menjadi korban karna di permainkan oleh oknum opurtunistis seperti Benny Tenda cs. Nda cerdas!
haaaaaa…gimana ndak lari panitia….polisi kase bubar kong cari pa dia…mar so bailang kamana stou…woiii bayar tu hotel n kamar2 yg anak buah ada pake…jangan tatambah pasal tare….capedehhhh…Musprov KNPI abal-abal
sependapat dengan OKP dan Sandy L.
tapi tolong jangan memakai bahasa atw istilah OKP/I … di organisasi berhimpun KNPI yg ada hanyalah OKP … jangan hadirkan perbedaan yang hanya akan menimbulkan pertentangan.