
MANADO – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manado menjamin kualitas air sungai di Manado masih baik, berada di bawah baku mutu.
“Ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan BLH Manado, secara reguler, tetapi kalau mengenai bakteri e-coli kemungkinannya masih ada, tetapi konsentrasinya belum kami periksa apakah sudah diatas baku mutu atau belum,” kata Kepala BLH Manado, Joshua Pangkerego, Kamis (10/11).
Pangkerego mengatakan untuk menjaga agar kondisi sungai di Manado, tetap berada di bawah baku mutu, BLH Manado terus melakukan sosialisasi kepada seluruh penduduk Manado, yang berdomisili di sepanjang bantaran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai.
Pangkerego mengatakan, yang paling penting pemerintah melarang penduduk mengalirkan septitank langsung ke sungai, karena bisa membawa bakteri e-coli ke sungai dan bisa menurunkan kualitas air sungai di Manado, sebab kadar bakteri tersebut sangat tinggi.
Pangkerego mengakui, memang seharusnya sebelum masuk ke sungai, semua air limbah harus melalui perlakuan khusus seperti melewati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga saat sampai ke sungai sudah bersih dan tidak akan menyebabkan penemaran.
Bukan hanya melakukan hal ini, Pangkerego mengatakan, BLH Manado bersama seluruh instansi terkait seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan, PKK dan seluruh kelurahan dan kecamatan melakukan sosialisasi secara terus menerus untuk memelihara kebersihan sungai.(niel)

Bicara mengenai IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), bagaimana dgn berbagai mall yang ada di sepanjang boulevard dari Kompleks Marina Plaza, IT Center, MTC, Kawasan Mega Mas, Mantos, Boulevard Mall, Bahu Mall? Apakah mereka sudah punya IPAL? Mereka semua mempunyai potensi kontribusi limbah yang sangat luar biasa untuk mencemari Teluk Manado.
Coba cek cafe2 kecil di sepanjang Kawasan Mega Mas & Bahu Mall, hampir semuanya membuang langsung berbagai limbahnya ke laut!!!
Apakah BLH Manado maupun BLH Sulut pernah memeriksa IPAL mereka?