
Manado – Terkait dilayangkannya gugatan ke PTUN Jakarta oleh Asosiasi Advocat Indonesia (AAI) kepada Menteri Pendidiakan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhammad Nuh yang terus disinggung persoalan pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado belakangan ini ditanggapi dengan elegan oleh pihak Rektorat.
Rektor Prof Dr Donald Rumokoy SH MH melalui juru bicaranya Daniel Pangemanan SH MH mengharapkan agar persoalan Unsrat harus dibicarakan ke dalam, jangan di besar-besarkan di media toh ini kan nama baik dan nama besar Unsrat sendiri.
“Persoalan yang terjadi pada prinsipnya bisa diselesaikan secara interen, bukannya diselesaikan dengan tindakan mengekspos keluar persopalan tersebut,” kata Daniel. “Toh Unsrat ini khan milik kita semua, jadi marilah kita menjaga bama baik Kampus tercinta kita,” tutup Daniel yang juga merupakan Kabag Humas dan Perlengkapan Unsrat ini.(jkf)

Kalo komang Ronaldi, DP pe apa sto kang? DP pe kong kali kong sto, kantara kwa tu kata2.
Kalo komang Meiva so kebakaran apa kang?? Kebakaran Alis sto
@meiva, butul skali, mar tambah satu orang lagi: James…
meiva ini tantu jo DP pe sayang2
So kebakaran jenggot ini empat orang (chris cs) yg merusak nama baik Unsrat… Orang stres nda ada kerjaan….
Siapa yang merusak nama baik Unsrat???
Bukankah anda dan kawan2 pak DP
hhhhmmmm itulah Daniel….sedangkan calon mahasiswa n PNS di Unsrat dia ramaasss……oi toh?????…sadiki ley ada yg mo gugat pa ngana….so riki ba ‘tmn’ akang ke Jkt kata…ehh ndak lolos
orang hukum mar suka mempermainkan hukum, nentau tako dosa. siap2 jo pengadilan akherat nanti
manusia pangbajilat p pemimpin so dia ini, woi lamu skali ngana daniel