
Penulis: Tim Redaksi
Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, resmi menutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026 di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa.
Momen ini berbarengan dengan laga puncak Soekarno Cup U-17 Regional Sulawesi Utara yang berlangsung meriah.
Ribuan suporter memadati stadion, memberi dukungan penuh kepada para pemain muda terbaik Sulut yang berjuang sejak awal kompetisi.
Di perebutan tempat ketiga, Minut Hebat FC tampil impresif. Tim ini menang telak 3-0 atas Maesa Sulut FC.
Laga final mempertemukan Persmin Junior dan Armada Kema.
Persmin Junior tampil lebih efektif dan menutup pertandingan dengan skor 3-0, sekaligus dinobatkan sebagai Juara Soekarno Cup U-17 Regional Sulut 2026.
Seluruh tim juara membawa pulang trofi penghargaan dan hadiah uang tunai jutaan rupiah.
Olly Dondokambey: Sepak Bola Sekolah Kehidupan Ala Bung Karno
Dalam sambutan penutupan, Olly Dondokambey menegaskan Bulan Bung Karno bukan sekadar seremoni tahunan.
Menurutnya, kegiatan ini adalah ruang menghidupkan nilai perjuangan Bung Karno lewat aksi nyata, termasuk pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Ia menyebut sepak bola sebagai sekolah kehidupan yang mengajarkan kebersamaan, disiplin, keberanian mengambil keputusan, kerja keras, dan pantang menyerah.
“Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya diajarkan Bung Karno,” ujar Olly.
Ia menambahkan, Soekarno Cup bertujuan mencetak generasi muda berkarakter dan berjiwa gotong royong, bukan sekadar jago bermain bola.
Olly turut mengapresiasi seluruh peserta atas sportivitas selama kompetisi.
Kepada tim yang belum menang, ia berpesan agar terus berlatih dan kembali di edisi tahun depan, yang disebutnya bakal digelar lebih besar dan lebih kompetitif.
Menuju Soekarno Cup Nasional di Jawa Timur, 26 Juli–9 Agustus 2026
Hasil kompetisi regional ini menjadi dasar pembentukan Tim Sulawesi Utara untuk Soekarno Cup U-17 Tingkat Nasional di Jawa Timur, digelar 26 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Skuad yang berangkat bukan hanya tim juara, melainkan gabungan pemain terbaik hasil seleksi dari seluruh klub peserta regional.
Sebelum bertolak ke nasional, para pemain terpilih menjalani training camp terpusat untuk mematangkan chemistry tim, strategi permainan, kondisi fisik, dan mental bertanding.
