Berita Utama

Naik Kelas! Puluhan UMKM Binaan Ikawati BPN Kanwil Sulut Masuk Pasar Digital

Pertama, soal mindset. Dimana Terjebak mental block bahwa sesama pelaku UMKM itu saingan.

“Padahal harusnya kolaborasi dan inovasi karena berjejaring dalam dunia usaha itu sangat penting,” kata Haris.

Kedua, pelaku UMKM tidak mau belajar teknologi.

Ketuga, sebagian lagi mengaku kesulitan mengakses pembiayaan lembaga keuangan.

“Setelah ditelusuri, hal itu lebih disebabkan ketidakmampuan pelaku UMKM mengelola usaha secara akuntabel. Ini persoalan klasik di Indonesia. Ketika ditanya berapa omzetnya, dia tidak bisa jawab. Pokoknya ada, jawabannya. Sementara bank itu melihat angkanya, perputaran bisnisnya bagaimana,” katanya.

Karena itu, kata Haris, sangat penting bagi UMKM mengelola usaha secara profesionalTermasuk melakukan pencatatan keuangan.

“Sebab itu yang dibutuhkan perbankan. UMKM harus berubah jika mau dibiayai KUR,” katanya.

Terkait itu, sebagai lembaga yang mengurusi stabilitas ekonomi, BI berkomitmen mendorong kualitas UMKM dan petani lewat program Wirausahawan Unggulan BI (WUBI) dan Petani Unggulan BI (PUBI).

(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara