Manado – Aktifisi Gerakan Peduli Rakyat Sulut (GPRS), Temmy L menyebut keterbatasan penerbangan langsung dari luar negeri menjadi salah satu permasalahan peningkatan kunjungan wisata ke Sulawesi Utara (Sulut).
“Beberapa negara yang menjadi sumber pasar potensial untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Sulut tidak punya penerbangan langsung, ini merupakan salah satu masalah bagi pariwisata Sulut,” kata Temmy.
Permasalahan angkutan udara lain, katanya, masih terbatasnya fasilitas di Bandara Sam Ratulangi Manado dan kualitasnya masih perlu ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan penumpang sebagai bandara internasional terutama soal kebersihan dan modernisasi fasilitas.
“Permasalahan aksebilitas darat, keterbatasan kapasitas ruas jalan antar destinasi pariwisata Bogani Nani Wartabone, Manado Kota, Tomohon-Tondano, Bunaken dan Bitung-Lembeh, Likupang dan Sangihe Talaud,” ujarnya. (oke)
