Ia juga menjelaskan sejumlah fasilitas yang akan diterima siswa Sekolah Rakyat, antara lain pemeriksaan kesehatan, pemetaan bakat (talent mapping), penguatan kompetensi dasar akademik, pembinaan kedisiplinan, sistem pendidikan berasrama, seragam sekolah, makan tiga kali sehari ditambah dua kali makanan ringan, perlengkapan sekolah, hingga dukungan pembelajaran digital.
Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Menteri Sosial atas kehadiran program Sekolah Rakyat di Kota Manado.
Menurutnya, program tersebut merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Terima kasih kepada Presiden dan Menteri Sosial yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat tingkat SMP di Manado. Ini kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat. Program yang sudah disiapkan pemerintah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Andrei Angouw.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya semangat belajar dan kerja keras agar generasi muda mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
“Kita harus menciptakan sumber daya manusia yang cerdas untuk mencapai kesejahteraan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan Open House Sekolah Rakyat tersebut ditutup dengan penyampaian pesan optimisme dari Menteri Sosial untuk Indonesia yang semakin maju dan sejahtera. Acara kemudian diakhiri dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri bersama seluruh peserta, dilanjutkan penampilan seorang siswa yang membawakan lagu Laskar Pelangi.
