Kota Manado

Mengenang 40 Hari Kepergian Oma Coby, Begini Riwayat Hidup Almarhumah

“Zus Coby selalu dekat dihati kita dan tidak pernah akan meninggalkan kita semua, karena Zus Coby akan selalu kita kenangkan sebagai seorang yang penuh kebaikan dan kasih sayang terhadap sesama manusia serta meninggalkan akan pengetahuan dan khikmat bagi kita semua. Bersama ini saya dan keluarga menyampaikan simpati kami yang mendalam serta turut bersyukur atas kehidupan yang panjang maupun turut berdukacita atas berpulangnya ibu terkekasih Coby Palilingan Pangemanan,” pesan Bert.

Di sisi lain saat mengikuti ibadah penghiburan di Citra Land Diamond Hill 3 Nomor 56, Sabtu (8/2/2020), Rektor Unsrat Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat MSc, DEA, mengucapkan turut berdukacita atas berpulangnya almarhumah Oma Coby, yang merupakan isteri dari mantan Rektor Unsrat Manado periode 1965 hingga 1969 dr. F. H. Palilingan, dan orang tua dari Toar Palilingan SH, MH, Ir Welan Palilingan ( anggota dewan pengawas Unsrat ), Dr. Dona O, Setiabudi SH, MH, Ir. S. Komansilan MS.

“Saya teringat waktu pelantikan periode ke dua menjabat sebagai Rektor Unsrat, almarhumah Oma Coby sempat memberikan selamat dan semangat kepada kami,” kata Ellen Kumaat.

Lebih lanjut, Ellen Kumaat juga menuturkan almarhumah Oma Coby merupakan panutan karena merupakan sosok yang perhatian, tangguh, dan semangat.

“Kita tahu bersama pada tahun 1965 hingga 1969, saat di mana situasi sedang penuh dengan keberagaman tantangan, kesulitan, dan dinamika. Almarhumah Oma Coby sudah menjadi pendamping (Istri) dari Rektor Unsrat, yang setia selalu memberikan semangat kepada suami dalam memimpin Unsrat agar tetap eksis dan mampu melewati masa-masa sulit hingga Unsrat bisa tetap eksis sampai sekarang,” ucap Ellen Kumaat.

Kumaat juga mengatakan tidak hanya menjadi istri dari Rektor Unsrat, almarhumah Oma Coby juga pernah mendampingi sang suami saat menjabat sebagai Dekan Fakultas Sosial Politik (Sospol).

“Sekali lagi sebagai Rektor dan atas nama Keluarga Manalip-Kumaat mengucapkan turut berduka yang sedalam-dalamnya, banyak warisan telah ibu berikan kepada Unsrat. Jasa-jasa, pengabdian, dan harapan ibu tidak akan pernah kami lupakan,” tandas Kumaat.

(Rei Rumlus)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara