“Gusdurian sejati pasti tahu dan bisa menilai,” tulis warganet di kolom komentar.
“Hanya Gusdur yang membuat para pelajar senang saat ramadan,” timpal lainnya.
Meski ada dua cara jumlah rakaat tarawih, akun tersebut menyebutkan bahwa keduanya sama-sama benar.
“Versi mana saja ada tuntunannya. Ikuti petunjuk guru masing-masing dengan tetap menghormati pendapat yang berbeda ya,” ungkap laman Facebook tersebut.
(Alfrits Semen)
