Kota Bitung

Maurits Mantiri – Hengky Honandar Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2022 Lewat Layar Kaca

Demikian juga dengan pemberantasan korupsi juga terus menjadi prioritas utama. Untuk itu, Polri, Kejaksaan dan KPK terus bergerak. Korupsi besar di Jiwasraya, Asabri dan Garuda berhasil dibongkar dan pembenahan total telah dimulai.

Penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI, terus dikejar, dan sudah menunjukkan hasil.

Skor indeks persepsi korupsi dari transparansi internasional, naik dari 37 menjadi 38 di tahun 2021. Indeks perilaku anti korupsi dari BPS juga meningkat, dari 3,88 ke 3,93 di tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu, juga terus menjadi perhatian serius pemerintah. RUU komisi kebenaran dan rekonsiliasi sedang dalam proses pembahasan.

Tindak lanjut atas temuan Komnas ham masih terus berjalan. Keppres pembentukan tim penyelesaian non–yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu telah saya tanda tangani.

Saya tekankan, reforma agraria, perhutanan social, dan sertifikasi tanah harus terus dilanjutkan. Berbagai macam bantuan sosial akan dilanjutkan dengan sinergi yang lebih baik.

Program pelatihan dan bantuan untuk para pekerja akan terus ditingkatkan. Program-program ini menjangkau nelayan, petani, buruh, pekerja informal, dan penyandang disabel.

Tentang disabel, kita baru saja menjadi tuan rumah Asean Para Games di Solo, dan alhamdulillah, kita menjadi juara umum.

Yang keempat, UMKM harus terus didukung agar bisa segera naik kelas. Digitalisasi ekonomi yang telah melahirkan 2 decacorn dan 9 unicorn terus kita dorong untuk membantu pemberdayaan UMKM.

19 juta UMKM telah masuk dalam ekosistem digital dan ditargetkan sebesar 30 juta UMKM akan masuk ekosistem digital pada tahun 2024.

Berbagai bantuan pendanaan murah juga terus dilanjutkan. Penayangan produk umkm di e – katalog pemerintah diharapkan akan menyerap produk UMKM.

Di saat yang sama, kewajiban APBN, APBD dan BUMN untuk membeli produk dalam negeri juga akan terus didisiplinkan.

Kelima, pembangunan Ibu Kota Nusantara harus dijaga keberlanjutannya. IKN bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga para inovator dan para wirausahawan. Bukan hanya berisi kantor–kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru.

Bukan kota biasa, tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia. Kawasan inti pusat pemerintahan memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya, 80% investasi swasta diundang untuk berpartisipasi.

Semua agenda tersebut harus ditopang oleh manusia Indonesia yang unggul. Untuk itu, di bidang kesehatan, stunting harus cepat dipangkas. Layanan promotif dan preventif serta layanan pengobatan harus semakin kuat dan merata.

Akses anak usia didik terhadap layanan pendidikan yang berkualitas harus trus dprioritaskan. Pra siswa dan mahasiswa hrus dkenalkan pada dunia kerja sejak dini. Minat anak di bidang sains, teknologi, seni, dan olahraga harus didukung dan diapresiasi.

Oleh karenanya, budi pekerti yang luhur, ideologi Pancasila, bhinneka tunggal ika, dan patriotisme merupakan pilar utama. Seni dan tradisi lokal dengan semangat kebangsaan harus terus digairahkan.

Karya sastra dan film karya seniman muda harus terus didukung. Dana abadi kebudayaan akan terus kita tingkatkan sesuai kemampuan fiskal pemerintah.

Adapun tahapan Pemilu yang sedang dipersiapkan oleh KPU harus kita dukung sepenuhnya. Saya ingatkan, jangan ada lagi politik identitas. Jangan ada lagi politisasi agama. Jangan ada lagi polarisasi sosial. Demokrasi kita harus semakin dewasa.

Terima kasih kepada ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh kebudayaan, yang berkontribusi besar memperkokoh fondasi kebangsaan, serta merawat persatuan dan kesatuan nasional.

Saya juga mengharapkan dukungan dari semua lembaga negara untuk menjaga dan membangun demokrasi di negeri tercinta ini, untuk memperkokoh ideologi bangsa.

Saya menghargai upaya MPR dalam mendorong pengamalan Pancasila, mengkaji substansi dan bentuk hukum pokok-pokok haluan negara, serta menggagas kerja sama internasional dalam mengatasi permasalahan global.

Dukungan DPR dalam menghadapi krisis kesehatan dan perekonomian telah sangat membantu pemerintah. DPR telah mendukung beberapa transformasi besar, antara lain UU IKN dan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, serta UU Tindak Pidana Kekerasan Sexual (TPKS).

DPD, sesuai dengan kewenangannya, telah ikut berperan dalam penyusunan beberapa rancangan undang-undang, terutama terkait dengan otonomi khusus dan pembentukan provinsi baru.

Reformasi pelayanan hukum di Mahkamah Agung terbukti telah meningkatkan kualitas penyelesaian perkara. MA terus mengedepankan keadilan restoratif. MA juga telah meningkatkan akses pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.

Mahkamah Konstitusi telah meningkatkan pelayanan penegakan konstitusi secara efektif. Sistem peradilan berbasis elektronik semakin memudahkan akses masyarakat. Peran MK sebagai tuan rumah Kongres MK sedunia, juga patut diapresiasi.

BPK telah menjaga sinergi antara kualitas tata kelola keuangan negara dan fleksibilitas dalam menghadapi krisis. Ini sangat membantu pemerintah. Rencana penyelenggaraan SAI-20 (supreme audit institution) juga semakin memperkokoh kepemimpinan indonesia di G20.

Komisi Yudisial terus memberikan layanan prima dalam mengawal peradilan yang bersih dan berwibawa. Penanganan laporan masyarakat terkait lembaga peradilan telah membantu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada lembaga-lembaga nasional yang lain sesuai wewenang dan perannya. Terima kasih kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Ombudsman Republik Indonesia, kepada Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum, juga kepada Komnas HAM dan lembaga-lembaga nasional lainnya.

Saya tegaskan kembali bahwa kita harus selalu waspada, hati-hati dan siaga. Krisis demi krisis masih menghantui dunia. Geopolitik dunia mengancam keamanan kawasan.

Kita harus selalu “eling lan waspodo”, harus ingat dan waspada. Kita harus selalu cermat dalam bertindak. Kita harus selalu hati-hati dalam melangkah.

Saya tegaskan kembali. Agenda besar bangsa tidak boleh berhenti. Langkah-langkah besar harus terus dilakukan. Ada minimal 5 agenda besar yang tadi telah saya tekankan.

Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu, mendukung agenda besar bagi pencapaian Indonesia maju. Dengan komitmen dan kerja keras, dengan inovasi dan kreativitas.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa mempermudah upaya kita, dalam meraih Indonesia maju yang kita cita-citakan. Aamiin YRA

Marilah kita bersatu padu, untuk indonesia maju. Indonesia pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Dirgahayu republik indonesia! Dirgahayu negeri pancasila! Merdeka!

(***/abinenobm)