Ratahan – Kabupaten Minahasa Tenggara sebagai daerah yang sedang berkembang harus memiliki akan fasilitas rumah sakit yang memadai. Ini tentu menjadi keiinginan seluruh masyarakat di daerah Mitra. Sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan untuk masyarakat tak lagi di rujuk ke luar daerah.
“Sebagai ibu kota kabupaten, sangat layak bila di Ratahan didirikan fasilitas pelayanan publik yang representatif termasuk fasilitas kesehatan berupa RSUD,” kata Hendrik Pandaleke, salah satu warga Ratahan.
Lebih lanjut Pandaleke menjelaskan, selama ini warga Mitra lebih menyebar ke sejumlah kabupaten/kota lain untuk mendapatkan layanan kesehatan. Dan yang paling dekat ke rumah sakit RSUD Noongan di Minahasa atau RSU Kalooran Amurang di Minsel.
“Sebenarnya ada RSUP Buyat Ratatotok, tetapi secara geografis sudah sangat jauh untuk dijangkau warga Mitra di daerah tertentu. Paling hanya di Ratatotok atau Belang saja yang datang ke sana,” tambah dia.
Untuk itu lanjutnya, kehadiran RSUD yang representatif sudah sangat mendesak di Ratahan. Seketahui, oleh Dinas Kesehatan pada beberapa kesempatan mengatakan jika daerah ini telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat untuk dididirkan. Hanya saja pembangunan RS ini baru akan dilakukan 2014 di Kecamatan Tombatu Timur. Itu pun jika tidak ada perubahan. (Rulan Sandag)
