Minsel

Masih Ada Pangkalan Mitan Jual Diatas HET

Masih Ada Pangkalan Mitan Jual Diatas HET

Kabag Administrasi Perekonomian Setdakab Minsel,Drs Corneles Mononimbar menekankan kalau ada pangkalan masih menjual mitan diatas HET langsung dicabut ijinnya. (foto beritamanado)

Amurang—Untuk masalah minyak tanah di Minahasa Selatan masih belum aman. Selain itu, untuk mendapatkannya saja harus antri sampai berkilo-kilo. Herannya, pangkalan yang ada justru menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Padahal, sesuai SK Gubernur Sulut bahwa minyak tanah (Mitan) masih harga seperti biasa Rp 3.300/liter.

Merasa kalau pangkalan di Minsel tak mau mendengar keluhan warga, maka instansi terkait di Minsel meminta ada penegasan terhadap pengakala-pangkalan dimaksud. Sebab, ternyata ini sudah diatur oleh pemilik pangkalan. Lagipula, warga sangat membutuhkan mitan. Jadi biar jual diatas HET tetap dibeli.

Dari amatan beritamanado, sejak akhir 2011 hingga akhir Februari 2012 masih saja terjadi kelangkaan mitan. Pemkab Minsel sendiri sudah melakukan operasi mitan. Tetapi, operasi mitan diatas juga terjadi permainan pangkalan dengan menjual diatas HET. Kembali lagi, setelah usai operasi mitan. Pangkalan yang ada tetap menjual diatas HET, seperti Rp 4000 hingga Rp 5000/liter.

‘’Jadi, mengingat hal diatas menjadi kebutuhan pangkalan mitan jangan menjual diatas HET. Banyak cara petugas menjual mitan kepada masyarakat. Ada yang datang berbisik, ada juga saat penghitungan tak lagi jumlah sebagaimana yang dibayar. Lebih para lagi, sudah jual diatas HET tak dilindungi pemerintah,’’ tanya Sonya Johanis dan Djeny Pontoh, keduanya warga Kilometer Tiga Kecamatan Amurang.

Menurut keduanya, instansi terkait harus melakukan pengecekan terhadap pangkalan-pangkalan nakal. Kalau perlu, dicabut ijin mereka. Sudah sulit mendapat mitan, dijual dengan harga mahal lagi.

Kabag Administrasi Perekonomian Setdakab Minsel, Drs Corneles Mononimbar membenarkan hal diatas. ‘’Soal itu, sudah banyak informasi yang diterima. Pihaknya sementara mendata pangkalan-pangkalan mana. Pun demikian, subsidi pemerintah masih berlangsung. Jadi, pangkalan jangan menjual diatas HET. Kalau kedepatan, pihaknya langsung mencabut ijinnya,’’ ujar Mononimbar dengan nada keras. (and)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara