Jalan Rusak berlubang berair dekat Pasar Bersehati Manado
Manado – Sejumlah warga Manado kecewa dengan kondisi pembangunan secara keseluruhan di ibukota provinsi ini.
Pasalnya sampai saat ini pemerintah setempat terlalu banyak umbar janji dan program pantau daerah ini, pantau daerah itu tetapi tidak ada action.
Demikian diungkapkan Rolly Sondakh salah satu warga Perkamil Manado.
Sapa bilang ini Manado berkembang pesat? Pesat di ekonomi dan pembangunan perumahan betul, tapi itu pihak swasta yang beking. Kalau pembangunan di Manado? Yah kasiang sedangkan jalan ba lubang-lubang. Buktinya di lorong-lorong di Samrat dan Wenang yang ketegori daerah pusat kota, jalannya so mulai berlubang tidak segera diperbaiki – Rolly Sondakh
“Belum daerah Tuminting depe aspal asal-asalan baru beking so ancor beking cilaka orang. Kalau warga mengeluh pemerintah cuma bilang mo pantau mar sampe taon depan tidak ada perbaikan hanya pantau,” ceritanya.
Menurut Rolly ini sama kasusnya dengan jalan menuju Pasar Bersehati yang memang sudah becek dan rusak parah.
“Sudah berkali-kali pemerintah setempat janji perbaiki tetapi setiap lewat disitu mobil yang baru cuci pun harus dicuci lagi. Becek dan berbahaya bagi pejalan kaki,” keluhnya.
Pengamat sosial kemasyarakatan Sulut Jefry Paat menuturkan memang Manado tidak berkembang secara signifikan. Bahkan dari anggaran pemerintah terpantau alokasi anggaran lebih banyak kepada program seremonial daripada pembangunan yang berbasis efisiensi dan efektifitas.
“Yah memang Kota Manado butuh banyak sentuhan. Tatapi faktanya sampai saat ini kepala daerah di sini (Walikota dan Wakil) hanya terfokus pada program-program seremonial. Bahkan terkesan lebih suka hadir acara-acara di luar negari daripada fokus untuk mempercantik kota ini. Sebaiknya pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat secara umum yaitu dengan program yang berorientasi hasil dengan tindakan nyata bukan hanya program pantau-pantau itu seperti tipe tukang obral janji padahal Manado ini butuh pemimpin yang memberi bukti bukan janji,” ujarnya.(tim)
Baca juga:

