Politik dan Pemerintahan

Mailangkay Cs Bawa ”Ole-Ole” dari Jatim

Manado – Badan Legislasi DPRD Sulawesi utara mendapatkan banyak masukan saat melakukan studi banding ke DPRD Jawa Timur, pekan lalu. Ketua Badan Legislasi DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Victor Mailangkay, di Manado, Senin (17/9), mengatakan pihaknya mendapatkan banyak manfat saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur.

“Manfaat itu terutama terkait dengan pembahasan program legislasi daerah (Prolegda) 2013,” Kata Mailangkay. Dia menambahkan, prolegda tersebut akan ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD sebelum pembahasan dan penetapan APBD 2013. Menurut Mailangkay, sejumlah masukan yang didapatkan saat melakukan kunjungan ke Baleg DPRD Jawa Timur, seperti terdapatnya 30 judul rancangan peraturan daerah (Raperda) pada prolegda 2012, yang ditetapkan DPRD daerah tersebut.

Raperda tersebut terdiri dari 19 raperda berasal dari DPRD dan sisanya sebanyak sebelas usulan dari eksekutif. Menariknya, prolegda yang dibuat tersebut merupakan masukan dari Komisi di DPRD tersebut. “Komisi sangat aktif dalam mengusulkan Prolegda,” kata Mailangkay.

Mailangkay mengatakan, peran dalam penyusunan itu berada pada komisi-komisi. Baleg hanya mensikronisasikan, mengharmonisasikan dan menambah jika belum dimasukan oleh komisi. Semua Raperda yang masuk ke Baleg, selanjutnya Baleg melakukan kajian dan ajukan ke pimpinan DPRD untuk dibahas sesuai mekanisme.

Jika ada Raperda-raperda yang masuk tidak didukung naskah akademis, Baleg menyarankan menolak untuk dilengkapi dulu naskah akademis baru diproses. Saran tersebut ternyata mendapatkan respons dari eksekutif. Selain itu sebelum masuk paripurna, ada tahapan dimana Komisi terkait, Pansus dan Baleg melakukan sinkronisasi dan perumusuan dari segi bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam sinkronisasi itu, melibatkan pakar bahasa untuk merumuskan bahasa Indonesia yang baik dan benar guna dituangkan dalam Perda.(bus)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara