
Manado, BeritaManado.com – Usai dilantik Wali Kota Manado Andrei Angouw, Plt Direktur Utama PD Pasar Manado, Lucky Senduk langsung tancap gas.
Segala persiapan dilakukan dengan memanggil para petinggi perusahaan terkait pembenahan dan program jangka pendek yang dianggap prioritas.
Lucky Senduk ingin semua masalah mengganjal di PD Pasar Manado secepatnya teratasi.
Terlebih, beberapa titik krusial yang bertahun-tahun tidak terjamah.
Pertama, Lucky memastikan perbaikan terhadap sistem kepegawaian dan keuangan.
Untuk hal ini, aplikasi digital dianggap menjadi solusi.
Absensi karyawan adalah hal mutlak.
Bahkan perampingan jumlah pekerja mulai dilakukan.
“Itu sesuai saran dari Inspektorat yang menilai kami sudah kelebihan pegawai. Sekarang dilakukan pengurangan dengan melihat berbagai pertimbangan,” terang Lucky Senduk kepada BeritaManado.com, Kamis (27/5/2022).
Pastinya, kata Lucky, rasionalisasi karyawan dilihat dari prestasi dan kinerja.
Masalah etika menjadi list teratas penilaian.
Menurut Lucky, PD Pasar adalah pusat layanan publik sehingga membutuhkan tenaga kerja yang ramah, sopan dan memiliki loyalitas.
“Sudah ada beberapa kami keluarkan karena bermasalah dengan etika. Saya juga mengimbau kepada karyawan jika ada masalah dibicarakan secara internal bukan diumbar di media sosial,” pesannya.
PD Pasar kini lebih ketat dalam perekrutan karyawan, baik usia saat melamar kerja hingga memasuki masa pensiun.
Selanjutnya, penataan pedagang pasar.
Sesuai aturan, kata Lucky, pasar adalah tempat berjualan bukan tempat tinggal kecuali rumah toko.
Pada kenyataannya, banyak ditemukan lapak yang disulap menjadi tempat tinggal.
Bahkan, tidak sedikit penjual ilegal didapati.
