
Manado, BeritaManado.com – Sebanyak 939 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tampak penuh semangat saat memadati Auditorium, pada Selasa (3/3/2026).
Mereka dengan antusias mengikuti acara pelepasan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 146 yang dipimpin langsung Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng.
Bagi mereka, momen ini bukan sekadar seremoni pelepasan akademik, melainkan awal dari langkah nyata untuk terjun langsung ke tengah masyarakat sambil membawa ilmu yang dimiliki.
Rektor Unsrat dalam sambutannya menegaskan bahwa KKT adalah panggung pembuktian bagi mahasiswa.
Menurutnya, program ini merupakan manifestasi konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“KKT bukan sekadar kewajiban akademik atau syarat kelulusan semata. Ini adalah bentuk nyata pengabdian Anda kepada masyarakat,” ujar Prof Berty Sompie di hadapan ratusan mahasiswa.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan para peserta untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi nilai-nilai lokal.
Ia menekankan agar filosofi luhur Sulawesi Utara, “Si Tou Timou Tumou Tou” (manusia hidup untuk memanusiakan orang lain), menjadi napas dalam setiap program kerja yang dijalankan di desa.
Harapannya, kehadiran mahasiswa di lokasi pengabdian dapat menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi warga.
Mahasiswa dituntut mampu menerapkan ilmu yang telah mereka timba di bangku perkuliahan untuk membantu memecahkan masalah di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, teknologi, hingga sosial budaya.
(***/jenlywenur)
