Ia meninggalkan seorang istri yang merupakan Hukum Tua Desa Winuri dan 3 orang anak.
Istri tercinta DenSom, Shinta Kasso menceritakan, sehari sebelum kematian, DenSom bahkan masih bermain catur seperti biasanya di rumah keluarga yang lain di desa tempat tinggalnya.
Dalam persiapan jelang ibadah Minggu subuh bersama keluarga, Denny yang saat itu biasanya sudah bangun, ternyata ditemukan tengah kehilangan kesadaran dan dalam posisi seperti tertidur pulas.
Ia sempat dibangunkan oleh anaknya seperti biasanya, namun badannya seperti tak bisa bergerak.
Shinta bercerita, saat itu Alm DenSom hanya bisa mengerakkan sedikit kepalanya, tanpa berbicara.
“Semuanya terjadi secara tiba-tiba. Tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Hanya pada Desember 2019 memang pernah dirawat di sebuah RS Jakarta di sela-sela tugas karena tekanan darah tinggi,” ujar Shinta yang juga menjabat Hukum Tua Desa Winuri.
DenSom sempat dirawat sehari di ICU RSUP Prof Kandou sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 23.20 Wita dengan diagnosa penyakit jantung disertai tekanan darah tinggi.
Ibadah penguburan akan dilaksanakan pada Rabu (6/5/2020) jam 10.00 Wita di tumah duka di Desa Winuri Kecamatan Likupang Timur.
Selamat jalan Denny Sompie.. pejuang dari Likupang Raya.
(***/Finda Muhtar)
Baca Juga:
KABAR DUKA: Legislator Minut Denny Sompie Meninggal Dunia
