
Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan Mokoginta saat mengalahkan Sekda Bolmong Tahlis Galang dalam laga kejuaraan Catur se-Kotamobagu
Kotamobagu, BeritaManado.com – Kadis Kesehatan Bolmong Utara (Bolmut) dr. Jusnan Mokoginta berhasil menang atas Tahlis Galang dalam Kejuaraan catur se-Kotamobagu, Sabtu (14/8/2021) lalu.
Laga yang dilaksanakan untuk memperingati hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang ke 76 itu dipusatkan di Restoran d’Talaga Bungko, Desa Bungko, Kotamobagu.
Kegiatan itu disponsori senator Bolaang Mongondow Raya (BMR) Cerish Harriette Mokoagow.
Pertandingan yang diikuti oleh 42 pemain catur handal yang datang dari penjuru BMR ini memperebutkan jutaan hadiah bagi pemenang.
Menariknya, laga utama pada pembukaan kejuaraan catur langsung tersaji duel bergengsi antara Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan Mokoginta dan Sekda Bolmong Tahlis Galang.
Kedua birokrat handal BMR ini terlihat serius adu otak untuk memenangkan pertandingan pada babak pertama.
Sekda Bolmong Tahlis Galang yang tampil dengan mengenakan baju batik itu mendapat kesempatan pertama untuk memegang bidak putih.
Sedangkan Kadis Kesehatan dr. Jusnan Mokoginta yang hadir dengan kaus biro mendapat kesempatan pertama untuk memegang bidak hitam.
Memegang bidak putih Sekda Bolmong langsung memainkan pembukaan hindia mentri e2 – e4.
Pertandingan kedua birokrat BMR itu menjadi pusat perhatian oleh penikmat catur.
Pasalnya, pertandingan antara kedua pejabat yang sangat hobi catur itu berjalan seru dan alot.
Namun pada langkah ke 43 sebuah serangan skak mat membuat Sekda Bolmong Tahlis Galang menyerah dan langsung menyalami dr. Jusnan Mokoginta.
“Sekda Bolmong tadi bermain bagus tapi saya beruntung dapat memenangkannya,” singkat dokter senior yang juga pernah menjabat Kadis Kesehatan Boltim tahun 2009 – 2014 ini.
Disamping itu, Sekda Bolmong Tahlis Galang memberikan apresiasi akan banyaknya pemain catur yang ikut serta kali ini.
“Hampir semua pemain terbaik yang ada di BMR hadir disini. Untuk itu, teruslah junjung tinggi sportivitas dan jaga persatuan sesuai motto olahraga catur sendiri yakni Gens Una Sumus,” pesannya.
Sebelumnya, ketua Panitia Parindo Potabuga pada sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa tournamen ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul di olahraga catur yang nantinya akan mewakili BMR pada tingkat Provinsi dan Nasional.
(***/Nofriandi Van Gobel)
