
Bitung – Hampir setiap tahun Dinas Kebersihan Kota Bitung mengalokasikan anggaran khusus untuk tempat pengomposan. Namun hasilnya dianggap belum maksimal karena puluhan tempat pengomposan yang tersebar disejumlah kecamatan dan kelurahan tidak dimanfaatkan dengan maksimal.
Menurut Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Bitung, Merianti Dumbela tidak maksimalnya tempat-tempat pengomposan dikarenakan masih kurangnya kesadaran warga dan dukungan alat pencacah. Dan khusus alat pencacah, Dumbela mengatakan telah dianggarkan dalam APBD-Perubahan 2013 sebesar Rp56 juta untuk pengadaan 1 unit mesin pencacah.
“Sedangkan ditahun 2014 mendatang melalui dana APBD kami targetkan mengusulkan minimal 3 unit tempat pengolahan sampah,” kata Dumbela.
Jika semua rencana itu berjalan dengan baik maka pelayanan pengolahan sampah masyarakat bisa sesuai harapan dan meminimalisir sampah yang diangkut petugas setiap hari. “Volume sampah di TPA Aertembaga juga bisa berkurang,” katanya.(abinenobm)
