Manado – Kain tenun Bentenan dan Pinabetengan khas Sulut akan diupayakan masuk pasar nasional. Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil Menengah(FPIKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Nico Rambitan. mengatakan Terlebih dulu akan diseleksi apakah kedua-dua kain tenun tersebut layak, karena kriteria penilaiannya ada sentuhan motif modern.
Sentuhan motif yang menarik, menurut Rambitan sangat penting, karena tidak menutup kemungkinan kedua jenis kain tenun khas Sulut tersebut dipasarkan secara nasional. “Melalui peragaan yang akan diikuti peserta dari semua daerah di Indonesia, maka kain tenun khas Sulut tersebut sudah diperkenalkan kepada pasaran luas,” tandasnya. (oke)
