
Manado, BeritaManado.com — Anggota DPRD Manado Jurani Rurubua menganggap Kasat Pol PP pinter berdalih.
“Saya lihat Kasat Pol PP terlalu banyak alasan,” kata Jurani Rurubua saat pembahasan bersama Pansus LKPJ Wali Kota, Rabu (5/5/2021).
Jurani kesal mendengarkan penjelasan Kasat Pol PP terkait anggaran gaji THL.
Karena dari penjelasan, disebutkan ada honor opersional dalam penanganan Covid-19.
“Yang saya tahu di masa Covid-19 pihak keamanan sudah seharusnya bekerja sesuai tupoksi, tidak perlu lagi ada honor tambahan anggaran refocusing sebesar Rp3 milyar, sedangkan gaji mereka sudah tertata di APBD,” ungkapnya.
Menurutnya, anggaran refocusing itu diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
“Seperti karyawan yang di PHK,” ucapnya.
Jurani menilai ada tumpang tindih dalam penganggaran gaji THL.
“Ditangan saya ada proposal ke Dinsos untuk honor petugas Satpol PP, padahal sudah ada anggaran untuk gaji petugas,” jelasnya sembari menunjukkan proposal tersebut.
Jurani pun berharap, Kasat Pol PP menyampaikan penjelasan yang sebenarnya.
“Tidak usah banyak dalih,” tandas Ketua PSI Manado itu.
Menanggapi pernyataan Jurani, Kasat Pol PP Hanny Waworuntu membantah tudingan tersebut.
“Semua sudah ditata sesuai aturan,” ujar Hanny Waworuntu.
(BennyManoppo)
