
Minut, BeritaManado.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung mempercepat pembangunan di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) Minahasa Utara 2022 dalam agenda Percepatan Pembangunan di berbagai Sektor Implementasi e-Bapontar dan Minahasa Utara Smart City yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel, Senin (11/4/2022).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Arsitektur Prof Ir Gunawan Tjahjono MArch PhD, Ahli Pembangunan Kota Berkelanjutan Dr Lin Yola serta Ahli Bidang Transformasi Digital Muhammad Erza Aminato.
Dalam kesempatan ini, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa pengembangan Kabupaten Minahasa Utara.


“Kabupaten Minahasa Utara memiliki destinasi pariwisata super prioritas yaitu Likupang, tetapi mencapai apa yang kita harapkan tentunya kita harus mempersiapkan infrastruktur yang terbaik. Infrastruktur pengembangan sumber daya manusia termasuk infrastruktur mempersiapkan teknologi bagaimana kita memanfaatkan teknologi tersebut dalam mengisi dan ikut membangun disektor pariwisata, dari sinilah kesempatan kita untuk mendengarkan langsung dari pakar-pakar akademisi,” ujar Joune Ganda.
Seperti diketahui, Minahasa Utara berada di antara 2 kota, yaitu Kota Manado dan Kota Bitung sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa sudah mengalami konsep kehidupan perkotaan.

“Pengembangan Kabupaten Minahasa Utara seperti yang diketahui, sudah mengalami konsep kehidupan perkotaan. Oleh karena itu melalui diskusi ini, kita akan mendapatkan pandangan-pandangan sebagaimana pengembangan perkotaan dan bagaimana kota dikembangkan secara digital menjadi smartcity dan seharusnya bermanfaat agar bisa diikuti oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Bupati Joune.
Olehnya, melalui Focus Group Discussion diharapkan peserta akan mendapat pandangan bagaimana pengembangan perkotaan, bagaimana kota dikembangkan secara digital menjadi smart yang bisa bermanfaat dan bisa diikuti oleh masyarakat.
“Kiranya materi-materi yang dipaparkan oleh narasumber dapat menjadi acuan kita dalam pengembangan Kabupaten Minahasa Utara menjadi kabupaten lebih maju dan berkembang di bidang pariwisata, pengembangan SDM, dan tentunya kemajuan dalam teknologi,” pesan bupati.


Adapun materi-materi yang dipaparkan dalam FGD, yaitu tentang:
* Strategi Pengembangan Bangunan dan Prasarana Infrastruktur Terkait di Minahasa Utara
* Diskusi Pengembangan Bangunan dan Prasarana Infrastruktur
* Pembangunan Perwajahan Smart City: Inovasi Layanan Berbasis Teknologi
* e-Bapontar: Transformasi Digital Layanan Pariwisata Likupang
* e-Bapontar: Inovasi Teknologi Terintegrasi Berbasis Satelit
* Diskusi dan Brainstorming mengenai smart city dan e-Bapontar.
(ADV/Finda Muhtar)
