
TOMOHON, beritamanado.com -Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak bertindak sebagai irup peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 di lapangan kantor walikota yang turut dihadiri Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Kapolres, perwakilan Dandim 1302 Minahasa dan Kajari, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Pengadilan Negeri Tondano serta Pejabat Pemerintah Kota Tomohon.
Eman dalam sambutannya mengingatkan 10 November 2016 bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan ke-71, sebagai momen istimewa untuk memberikan makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. “Hari pahlawan kali ini mengambil tema Satukan Langkah Untuk Negeri,” katanya.
Sejalan dengan orientasi Trisakti, dikatakannya Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir menawarkan visi transformatif. Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. “Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawa Cita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik,” terang Eman.
“Pada ketiga ranah tersebut pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila, UUD 1945. Gerakan revolusi mental diharapakan bisa mendorong gerakan hidup baru dalam bentuk; perombakan cara berfikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan; peningkatan dan pembangunan cara berfikir, cara kerja dan cara hidup yang baik. Singkat kata gerakan hidup baru adalah gerakan revolusai mental untuk menggembleng manusia Indonesia. Ini menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali dan berjiwa api yang menyala-nyala,” tandasnya. (ReckyPelealu)
