Manado – Bentrokan antar mahasiswa yang terjadi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado hingga terjadi pembakaran disalah satu ruangan belajar Fakultas Teknik mendapat tanggapan dari Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang. Menurut salah satu calon Presiden RI dari Partai Demokrat ini menyatakan, kejadian yang terjadi di kampus kebanggan warga Sulut ini hingga menyebabkan pembakaran tidak bisa ditolerir.
“Kapolda sedang mendalami beberapa hal yang menyangkut terjadinya demo (di Unsrat), dan belajar mengajar yang harus secepatnya dilaksanakan, jangan merugikan mahasiswa,”ujar Ketua AIPI.
Dia menambahkan, permasalahan di Unsrat dapat dikatakan excellent society, atau masyarakat yang mempunyai peradaban tinggi, masyarakat yang beradab. “Masyarakat yang memberikan contoh bagi masyarakat lainnya untuk jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan seperti itu dan bertentangan dengan aturan,” jelas mantan Gubernur Maluku dan Maluku Utara,
“Siapapun yang melaksanakan demo tidak dilarang, silahkan ajukan kepada polisi dan lakukanlah sesuai dengan perturan. Kalau sudah melakukan pembakaran itu tidak bisa ditolerir,” tegas mantan Walikota Bitung.
Walaupun kemungkinan pembakaran tidak ada hubungannya dengan demo, tapi pembakaran itu mungkin kasus tersendiri, ini sedang diteliti (oleh pihak Kepolisisan) dan semoga semua pihak dapat menahan diri, harap Sarundajang.

torang so tau sapa orang luar di dalang semua ini.mudah2 nda salah qta.hehehe
so pasti nda salah ngana brur..
Om Richard banyak memuji yaa ; ….”Menurut salah satu calon Presiden RI dari Partai Demokrat”, …..”ujar Ketua AIPI”, …. “tegas mantan Gubernur Maluku dan Maluku Utara”, ….”tegas mantan Walikota Bitung”, ….