Berita Utama

Ini Penampakan Proyek Air di Liksel, Makan Badan Jalan, Rawan Celaka!

Minut, BeritaManado.com – Proyek bangunan penyediaan air baku di Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) dikeluhkan masyarakat.

Bukan tanpa sebab, proyek sepanjang kurang lebih 5 Kilometer (Km) dari Desa Paslaten sampai Desa Wangurer itu rawan menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara motor.

Seperti dikeluhkan Gilbert Mijojoh, warga setempat yang beberapa kali hampir kecelakaan karena kondisi jalan di lokasi proyek sangat licin.

ADVERTISEMENT

Bukan hanya itu, pemakaian setengah badan jalan untuk meletakkan material sementara tidak ada papan peringatan bagi pengguna jalan untuk berhati-hati juga membahayakan nyawa manusia.

“Masyarakat sudah sering mengeluh soal pekerjaan proyek ini baik ke kontraktor dan konsultan tapi tetap saja seperti itu, berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan,” ucap Gilbert kepada BeritaManado.com, Minggu (12/11/2021).

Selain jalan, warga juga ikut mengeluhkan kerusakan pekarangan rumah dan bangunan rumah warga yang rusak karena galian.

Lenda Maramis, salah satu warga yang mengalami kerugian, mengaku sampai saat ini belum menerima biaya ganti rugi kerusakan.

“Saya berharap ada perbaikan dari pihak pengerja proyek karena halaman rumah saya rusak,” singkat Lenda.

Sesuai papan nama kontraktor, pihak pekerjaan proyek adalah PT. Fatimah Indah Utama dan PT. Cahaya Berlindo Abadi, KSO, dengan nilai proyek sebesar Rp52.384.112.818 dan waktu pengerjaan 420 hari kalender sejak tanggal kontrak 20 Oktober 2020.

(Finda Muhtar)