
Manado — Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA disebut sebagai orang yang sederhana tapi memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa.
Vicky Lumentut yang kini menjabat sebagai Wali Kota Manado untuk kedua kalinya ini dinilai tidak pernah membeda-bedakan orang-orang disekitarnya, bahkan yang baru dijumpainya.
Inilah yang membuat Vicky Lumentut selalu mendapat banyak dukungan dalam berbagai jabatan dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin.
Hal tersebut disampaikan Pdt Renata Ticonuwu STh dalam kacamata sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado dan sebagai tokoh agama yang kini menjabat Ketua Wilayah GMIM Wilayah Manado Utara 4 kepada BeritaManado.com.
Menurut Renata, Vicky Lumentut adalah pemimpin yang merangkul semua orang tanpa melihat suku dan agama, contohnya, ketika orang Manado asal Papua datang mengungkapkan permasalahan dan pergumulan yang dihadapi sebagai masyarakat Manado, Vicky Lumentut berupaya untuk membantu menyelesaikannya.
“Hal ini juga berlaku bagi warga Manado yang berasal dari daerah lainnya, sehingga Vicky Lumentut selalu mengatakan tidak ada orang Jawa, orang Makasar, orang Batak di Manado, tetapi yang ada adalah orang Manado yang berasal dari Jawa, Ambon, Bugis atau pun Papua. Semua yang tinggal di Manado adalah orang Manado,” ujar Renata.
Vicky Lumentut juga dikenal akan perhatiannya kepada para rohaniawan yang sangat luar biasa.
Renata mengatakan, Vicky Lumentut selalu berkata dalam berbagai kesempatan, Manado aman, Manado rukun, Manado sejahtera tidak terlepas dari peran para rohaniawan selain tentu peran pers yang tidak terpisahkan dengan Pemerintah Kota dalam membangun Manado.
“Bahkan daya ingatnya sangat luar biasa. Jika ada masukan dari masyarakat, sesuatu hal positif untuk kemajuan pembangunan Manado, dan beliau sudah menugaskan bawahannya, namun ketika diketahui tidak diindahkan, maka dia langsung menegur orang tersebut yang mengabaikannya,” ungkap Renata.
Bagi Renata, salah satu hal yang perlu dicontohi dari Vicky Lumentut, yaitu rajin beribadah.
Sebagai seorang Penatua dalam jabatan Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM, Vicky disebut Renata, tidak pernah menolak ketika diminta memimpin ibadah, kecuali ada jadwal lain atau ada tugas ke luar daerah.
Vicky Lumentut juga dikatakan sebagai pelayan yang memberi teladan terutama dalam hal berkata-kata, dimana saat menyampaikan sesuatu, selalu di kaji dulu dan selalu berusaha mengeluarkan suatu pendapat yang menghasilkan dampak positif.
Sikapnya yang ramah, cerdas dan selalu mau menegur setiap orang yang dijumpainya juga membuat Vicky Lumentut selalu bisa menjadi pe-lobi yang handal, sehingga tak asing jika suami dari Prof Julyeta Paulina Runtuwene MS ini pernah menjadi Ketua Asosiasi Walikota se-Indonesia (Apeksi).
“Sekarang ini pun masih didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina Apeksi,” tutup Renata.
(srisurya)
