Berita Utama

Indonesia Jadi Tamu Kehormatan di Pameran Dagang Bergengsi Lanzhou China

Indonesia Jadi Tamu Kehormatan di Pameran Dagang Bergengsi Lanzhou China
Seorang ekshibitor (kiri) mempromosikan produk kepada para tamu dalam Pameran Investasi dan Perdagangan Lanzhou China (China Lanzhou Investment and Trade Fair) ke-31 di Lanzhou, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 6 Juli 2025. (Xinhua/Zhang Zhimin)

Lanzhou, BeritaManado.com — Pameran Investasi dan Perdagangan Lanzhou China (China Lanzhou Investment and Trade Fair) ke-31 baru saja dibuka pada Minggu (6/7/2025) di Lanzhou, ibu kota Provinsi Gansu.

Acara tahunan ini kembali menjadi magnet, menarik lebih dari 2.000 perusahaan dari dalam dan luar negeri yang siap menjalin kerja sama.

Partisipasi Internasional Melonjak, Indonesia Jadi Sorotan

Tahun ini ada yang spesial, di mana Indonesia didapuk sebagai negara tamu kehormatan.

Ini menunjukkan semakin eratnya hubungan dagang antara Indonesia dan Tiongkok.

Tak hanya Indonesia, partisipasi tahun ini juga memecahkan rekor, dengan lebih dari 20 negara turut serta, termasuk Jerman, Spanyol, Rusia, Malaysia, dan Iran.

Mereka bergabung dengan perwakilan dari 18 kota, provinsi, dan daerah otonom di Tiongkok, ditambah lagi Daerah Administratif Khusus Hong Kong.

Dari Kopi hingga Teknologi Dirgantara Ramaikan Pameran

Pameran ini dibagi menjadi empat zona utama yang menampilkan berbagai macam produk dan inovasi.

Mulai dari zona kerja sama Jalur Sutra Internasional yang mempromosikan konektivitas global, hingga pertukaran regional, barang konsumen, dan tentu saja, industri unggulan Gansu.

Anda bisa menemukan segala hal di sini, mulai dari peralatan manufaktur, produk petrokimia, biomedis, material baru, energi baru, hingga produk dirgantara, pertanian, dan informasi data yang dijamin lengkap.

Lebih dari 30 forum dan acara perdagangan juga sudah disiapkan untuk memfasilitasi pertemuan bisnis dan diskusi penting selama pameran berlangsung.

Harapan Besar Dubes Djauhari

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyambut baik antusiasme ini.

Djouhari menyampaikan bahwa 16 perusahaan Indonesia turut berpartisipasi, memamerkan kebanggaan bangsa seperti kopi, makanan, kerajinan tangan, dan tentu saja, batik tradisional yang memukau.

Selain itu, Dubes Djauhari ternyata punya harapan besar

“Saya berharap pameran ini bisa menjadi jembatan untuk mempererat kerja sama kedua negara di berbagai bidang krusial, terutama energi terbarukan, pertanian modern, dan wisata budaya,” katanya.

Potensi kolaborasi di sektor-sektor ini, kata dia, sangat besar dan bisa membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak.

Investasi Triliunan Rupiah Mengalir di Pameran Bergengsi Gansu

Sejak pertama kali diadakan pada tahun 1993, pameran ini sudah menjadi ajang ekonomi internasional andalan Provinsi Gansu.

Dan di edisi kali ini, angkanya sungguh fantastis! Telah ditandatangani kesepakatan untuk 1.181 proyek investasi dengan nilai lebih dari 650 miliar yuan, atau setara sekitar Rp1,4 triliun ($90,9 miliar).

Investasi jumbo ini mengalir ke berbagai sektor, termasuk peralatan energi baru, pengolahan pertanian, material baru, dan teknologi digital.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara