Ketua Departemen Pertanian IKK Minsel se-Jabodetabek, Joseph Pesik.
Amurang – Banyak jalan ke Roma, itulah yang patut diberi apresiasi kepada Ikatan Kerukunan Kawanua (IKK) Minahasa Selatan se- Jabodetabek. Pasalnya, banyak cara untuk membangun Minsel kedepan. Buktinya, IKK melakukan penanaman bibit padi unggul. Adalah sector pertanian khususnya tanaman padi menjadi program unggulan IKK Minsel se-Jabodetabek.
Program ini tak tanggung-tanggung dilakukan IKK Minsel dan langsung dibiayai petani penggarap dalam bentuk pembibitan. Begitu pula, lahan sawah yang dipakai untuk pembibitan pun di sewah IKK. Bukan itu saja, IKK menyediakan bibit padi jenis Mira 1 dan Imparissidenuk yang dibawah langsung dari Jakarta.
Menurut Joseph Pesik selaku Ketua Departemen Pertanian IKK Minsel se-Jabodetabek menerangkan bahwa, program IKK ini sudah berjalan sejak pecan ini, dan kini tengah dilakukan perjanjian kerjasama antara pemilik sawah dan petani penggarap. “Hasil pembibitan di beberapa lokasi pembibitan akan disebar di seluruh wilayah Minsel yang memiliki lahan sawah,” jelas Pesik saat bersua dengan wartawan pos Minsel di salah satu rumah makan di Amurang, Sabtu (24/3) siang tadi.
Adapun lokasi pembibitan masing-masing di Desa Lowian Kecamatan Maesaan, Desa Ongkaw Dua Kecamatan Sinonsayang, Desa Tenga Kecamatan Tenga dan di Kecamatan Tareran. “Hasil setiap hektar dengan mengggunakan bibit Mira 1 dan Imparissidenuk bias mencapai hingga 8 ton dalam bentuk gabah kering,” tambah pria asal Tumpaan ini.
Menurut salah satu pemerhati pembangunan Minsel Andries Pattyranie mengatakan bahwa kepedulian IKK Jabodetabok patut di contohi, alasanya tanpa bantuan sepeser pun dari pemerintah daerah. Tapi IKK Minsel Jabodetabek mampu memberdayakan petani untuk meningkatkan taraf perekonomian.
“Rakyat Minsel membutuhkan yang seperti ini, sebab untuk menopang pembangunan tidak semata oleh pemerintah dan pihak swasta saja. Melainkan seperti IKK ini yang merupakan organisasi kerukunan terbesar yang nota bene terlahir di Tanah Toar-Lumimuut. Sehingga mereka tetap melirik tanah kelahiranya sendiri, dengan bantu warga yang kurang mampu. Termasuk menopang program pemerintah, diantaranya bentuk nyata di sector pertanian,” ungkap wartawan senior ini. (ape)
