Manado – Seluruh fraksi di DPRD Sulut masih mempertanyakan pemadaman listrik yang masih terjadi. Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang mengakui pemadaman listrik masih menjadi permasalahan di daerah.
“Bukan hanya sekali dua kali saya sementara pidato lampu mati. Diakalin setiap saya pidato saya undang kepala PLN. Kalau ada kepala PLN ternyata tidak mati”, ujar Sarundajang pada paripurna pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda APBD 2015, Kamis (20/11/2014).
Sarundajang juga menyinggung keberadaan perusahaan Geothermal milik PT Pertamina sebagai pemasok listrik untuk PLN yang hanya bisa memasok listrik separuh dari kebutuhan.
“Geothermal belum maksimal, hanya 40 MW, PLN berharap 80 sampai 100 MW. Lalu dewan energi nasional datang di Sulut dan saya mempertanyakan perijinan ijin Geothermal bukan dari Gubernur”, tutur Sarundajang. (jerrypalohoon)
