
Manado – Kehadiran anggota Deprov di kantor dewan menjelang akhir tahun semakin jarang. Buktinya, Kamis (27/12) hari ini tampak hanya beberapa anggota dewan yang hadir. Informasi diterima beritamando, akhir tahun ini legislator Sulut justru akan melakukan kunjungan kerja keluar daerah.
“Iya benar anggota dewan akan kunker akhir pekan ini. Tapi saya tidak tahu kemana,” tutur salah-satu staf Deprov yang tak mau namanya ditulis.
Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka menilai kunker di akhir tahun terkesan menghabiskan anggaran untuk menghindari SILPA, sisa anggaran.
“Sebetulnya lebih baik Silpa daripada penggunaan anggaran yang tidak jelas. Ini pemborosan yang tidak bercermin pada skala prioritas dan efesiensi,” tutur Tumbelaka, Kamis (27/12).
Tambah mantan aktifis UGM ini, kunker di akhir tahun merupakan bukti kelemahan sekretariat dalam hal penyusunan rencana kegiatan dan penataan anggaran, tidak mengena pada urgensi kunjungan kerja yang bermanfaat bagi warga Sulut.
“Sebetulnya hal semacam ini adalah masalah klasik yang tidak hanya terjadi di legislatif, tapi juga terjadi di eksekutif,” papar putera mantan gubernur Sulut FJ Tumbelaka ini. (Jerry)
