Manado – Ketua Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi) Sulut, Erens Sangelorang SPsi MM meminta soal pembayaran jasa psikolog di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut, agar jangan dipolemikkan lagi.
“Tolong hentikan polemiknya, jangan seret Himpsi ke area politis,” tukas Erens saat dihubungi beritamanado, Selasa (22/10).
Selama ini, lanjutnya, Himpsi tidak pernah mengejar pembayaran atas jasa psikolog yang digunakan BKD Sulut Februari 2013 lalu.
“Kami tidak pernah mengejar-ngejar dana itu, tapi kami memang berkewajiban membantu pemerintah,” tandasnya.
Karena sudah dikeluarkan tapi tidak kami terima, itu yang harusnya ditelusuri – Erens Sangelorang SPsi MM
Kalaupun ada yang perlu diungkap, menurutnya bukan persoalan Himpsi dan mantan kepala BKD Roy Tumiwa. Namun perlu ditelusur untuk apa penggunaan dana ini. (Ady Putong)

Stel nemau doi lei ngana. Itu tu ngana dusudusu no. So itu jang sembarang fitnah, untung RT tidak lapor pencemaran nama baik yang psikolog lakukan. Jadi psikolog harus membawa damai dan sukacita bukan persungutan dan pemaksaan kehendak. Ngana yang bekeng polemik stel mo jadi arif. Himpsi itu organisasi profesi biar ada Preysi Sibi yang bekeng link antara himpsi dan bkd. Berdoa banya jo supaya ngana boleh lebe bijak kong urus jo tu ngana pe Ikip deng ukit. Brenti jo bagate proyek.