
Manado, BeritaManado.com – Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki elektabilitas tertinggi di Provinsi Jawa Timur dengan 46,7 persen disusul Ganjar Pranowo-Mahfud MD 26,6 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 16,2 persen.
Hal ini menurut survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis Jumat (5/1/2024), dimana masih ada 10,4 persen responden yang belum memutuskan pilihannya atau tidak menjawab.
Menurut Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, dalam simulasi tertutup Prabowo-Gibran juga mengungguli Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.
“Elektabilitas Prabowo-Gibran 46,3 persen, Ganjar-Mahfud 25,9 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin 16 persen,” ungkap Djayadi.
“Sisanya 11,8 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab,” katanya.
Menurut LSI, nama Prabowo di puncak pikiran (top of mind) responden di Jawa Timur dengan angka mencapai 39 persen, sementara Ganjar 22,2 persen dan Anies 14 persen.
“Cukup banyak yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab, yaitu 19,9 persen,” ujar Djayadi.
“Jadi, kalau kita lihat dari top of mind ini, dukungan solid kepada Prabowo di Jawa Timur di angka 39 persen,” ucap dia.
Kendati demikian, kata dia, kemungkinan responden mengubah pilihannya juga masih besar.
Oleh karena itu, menurut survei LSI di Jawa Timur, Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 berpotensi berlangsung dua putaran.
“Kalau terjadi dua putaran, diperkirakan yang masuk putaran kedua di Jawa Timur untuk sementara ini adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud,” tuturnya.
Untuk diketahui, populasi survei ini adalah 8.800 responden warga negara Indonesia di Jawa Timur yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Total sample tersebut memilih toleransi kesalahan (margin of error)±1.1% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi stratified random sampling.
Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap
responden terpilih.
TamuraWatung
