Berita Utama

Gubernur Sumarsono Jangan Buat Warga Sulut “Tasono” dengan Program-program Pencanangan

tidur
ilustrasi

 

Manado – Memimpin Sulawesi Utara semenjak September 2015, penjabat Gubernur Dr Soni Sumarsono melakukan beberapa kebijakan.

Salah-satunya kampanye “Mari Jo ka Manado”.

Namun program yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulut terutama Kota Manado ini mendapat kritikan pedas tokoh masyarakat, Pdt Lucky Rumopa MTh.

Menurutnya, program yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan tersebut harus didahului dengan pembenahan berbagai infrastruktur.

“Mari Jo ka Manado tidak relevan dengan keadaan infrastruktur, harusnya penjabat gubernur Sumarsono mengeluarkan kebijakan dengan membenahi berbagai persoalan kota misalnya kebijakan mengatasi sampah Bunaken, rasa nyaman di pasar-pasar dan lain-lain,” ujar Rumopa.

Lanjutnya, apapun slogan pemerintah terutama di bidang pariwisata harus mengutamakan keamanan dan kenyamanan daerah termasuk pembenahan infrastruktur, kebersihan dan sarana pendukung lainnya.

“Pada prinsipnya kami mendukung program pro rakyat, tapi kalau cuma sebatas euforia kami menolak. Sehebat apapun slogan pemerintah jika tidak disertai pembenahan maka hasilnya akan sia-sia karena terbukti selama ini banyak program mubazir. Mohon maaf kami tidak apriori tapi kami berkewajiban menyampaikan kritikan ini,” tukas Rumopa. (jerrypalohoon)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara