Kota Manado

GM Airnav Indonesia Cabang Manado Jelaskan Fasilitas dan Keunggulan Bandara Sam Ratulangi

GM Airnav Indonesia Cabang Manado Jelaskan Fasilitas dan Keunggulan Bandara Sam Ratulangi
GM Airnav Indonesia cabang Manado Danan Seseno (Foto BeritaManado.com).

Manado — Airnav Indonesia yang disahkan pada 13 September 2012 melalui PP 77 tahun 2012, telah melaksanakan tugasnya dalam mengelola navigasi penerbangan di seluruh wilayah Indonesia sejak 16 Januari 2013.

Airnav Indonesia bertugas mengelola seluruh ruang udara Indonesia, dibagi menjadi 2 flight information (FIR), yaitu FIR Jakarta dan FIR Ujung Pandang, dengan pergerakan pesawat mencapai lebih dari 10.000 movement/hari.

Jasa yang diberikan oleh Airnav Indonesia meliputi:

– Pelayanan lalulintas penerbangan

– Informasi aeronautika

-Telekomunikasi penerbangan

– Infomasi meteorologi penerbangan

– Informasi SAR.

Pantaun BeritaManado.com, di kantor Airnav Bandara Sam Ratulangi, Kamis (26/9/2019), General Maneger (GM) Airnav Indonesia cabang Manado Danan Seseno, dalam wawancara dengan awak media menjelaskan fasilitas baru yang dimiliki Airnav Manado.

GM Airnav Indonesia Cabang Manado Jelaskan Fasilitas dan Keunggulan Bandara Sam Ratulangi
Tower Navigasi Bandara Sam Ratulangi

“Untuk fasilitas yang baru ada di Manado adalah Instrument Landing System (ILS),” kata Danan

Dijelaskannya, ILS adalah salah satu peralatan radio navigasi penerbangan yang berfungsi sebagai alat bantu pesawat disaat segmen hendak mendarat.

“Alat ini memandu pesawat dalam 2 dimensi, horisontal dan vertikal, kalau horisontal itu bagaimana pesawat hendak posisi lurus dengan garis center line dilandasan pacu, vertikal berfungsi untuk mengatur pesawat saat landing tidak terlalu menukik atau tidak terlalu landai,” ungkap Danan.

Dibandingkan dengan sebelum adanya alat ini, untuk bandara di Manado yang berbukit, ini menjadi tantangan bagi pilot untuk melakukan pendaratan apalagi bila cuaca kabut atau hujan.

“Dengan adanya alat ini pesawat bisa mendarat dengan baik karena sudah diatur sedemikian rupa, hingga saat melakukan pendaratan pesawat dalam setingan yang baik,” ujarnya.

Selanjutnya Danan mengatakan untuk jumlah penerbangan yang ditangani setiap harinya dibandara Sam Ratulangi.

“Setiap harinya rata-rata 60 penerbangan untuk datang dan pergi, karena pengaruh krisis, penerbangan turun 20% tahun lalu, namun untuk Manado ada kenaikan penerbangan internasional, untuk Manado sendiri sudah ada 7 penerbangan, dimana akan dibuka untuk penerbangan Manado-Davao,” jelas Danan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara